Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
GEDUNG INDOSAT. - Bisnis/Himawan L Nugraha
Premium

Menengok Strategi Indosat Pacu Kinerja

02 Maret 2020 | 15:23 WIB
Segmen Business-to-Business (B2B) menjadi sasaran pengembangan PT Indosat Tbk. dalam beberapa tahun ke depan.

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah menggencarkan pengembangan jaringan 4G LTE di seluruh Indonesia, PT Indosat Tbk. akan mengembangkan produk 5G sebagai bagian dari upaya meningkatkan kontribusi segmen Business-to-Business (B2B) dalam 5-8 tahun ke depan.

Director & Chief Operating Officer Indosat (ISAT) Vikram Sinha menyatakan saat ini, kontribusi pendapatan dari segmen B2B masih berada di kisaran 25 persen. Sementara itu, 75 persen lainnya datang dari segmen Business-to-Consumer (B2C).

"Sekarang, [kontribusi pendapatan] B2C 75 persen, maka dalam 5-8 tahun ke depan, segmen B2B diharapkan mencapai 75 persen dan sisanya B2C," paparnya, akhir pekan lalu.

Pada 2019, total pendapatan ISAT mencapai Rp26,11 triliun atau naik 12,9 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, yang sebesar Rp23,13 triliun. Di sisi bottom line, angkanya berhasil berbalik dari rugi Rp2,4 triliun menjadi laba Rp1,56 triliun.

Pencapaian ini didukung oleh aksi ISAT melego 3.100 menara ke PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dengan nilai Rp6,39 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top