Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Manuver Garuda Indonesia Empaskan Utang

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. memiliki sejumlah instrumen utang, salah satunya trust certificates sebesar US$500 juta yang akan jatuh tempo pada Juni 2020. Bagaimana strategi perusahaan membayar berbagai utang yang ada?
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  17:15 WIB
Sebuah pesawat udara terbang melintas di atas jalan raya saat bersiap mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (14/1/2019). - ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Sebuah pesawat udara terbang melintas di atas jalan raya saat bersiap mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (14/1/2019). - ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Bisnis.com, JAKARTA — "Yang penting, Anda lihat [pesawat Garuda] masih terbang enggak? Kalau terbang, berarti persoalan utang sudah diselesaikan dalam ruangan tutup."

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 September 2019, maskapai pelat merah itu memiliki trust certificates yang tidak dijamin dengan nilai US$500 juta.

Instrumen yang terbit atas kerja sama dengan Garuda Indonesia Global Sukuk Limited itu bertenor 5 tahun dan berkupon sebesar 5,95 persen per tahun. Sertifikat diterbitkan berdasarkan hak untuk perjalanan dan skema keagenan untuk memenuhi ketentuan penawaran syariah.

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top