Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Telkomsel, Mesin Pencetak Uang Telkom?

Selama ini, Telkom memang konsisten mengandalkan kontribusi anak usahanya, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), untuk menunjang kinerja konsolidasi perseroan.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  16:32 WIB
Karyawan melayani pelanggan di pusat layanan pelanggan Telkomsel di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin(27/1/2020). - Bisnis/Himawan L. Nugraha
Karyawan melayani pelanggan di pusat layanan pelanggan Telkomsel di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin(27/1/2020). - Bisnis/Himawan L. Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — “Enak jadi Telkom, Telkomsel dividen, revenue Telkomsel digabung ke Telkom hampir 70 persen. Lebih baik tidak ada Telkom. Langsung aja Telkomsel dimiliki oleh Kementerian BUMN, dividennya jelas,” ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Sindiran yang dikemukakan Erick kepada PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. ini memang bukanlah bualan belaka. Selama ini, Telkom memang konsisten mengandalkan kontribusi anak usahanya, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), untuk menunjang kinerja konsolidasi perseroan.

Jika mengacu pada laporan keuangan perseroan, Telkom mencetak pendapatan hingga Rp102,63 triliun per kuartal III/2019. Adapun sekitar 60 persen pendapatan Telkom berasal dari lini operator seluler Telkomsel pada periode yang sama.

Emiten telekomunikasi ini meraup laba periode berjalan yang dapat diatribusikan sebesar Rp16,46 triliun pada 9 bulan pertama 2019, atau tumbuh 15,65 persen dari Rp14,23 triliun pada Januari-September 2018. Sebaliknya, Telkomsel mencatat laba bersih senilai Rp19,2 triliun pada periode yang sama.

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top