Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Aroma Kejanggalan dalam Suspensi Saham Tiphone (TELE)

Otoritas bursa akhirnya mencabut suspensi saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. (TELE) mulai perdagangan saham Rabu (19/2/2020) seiring dengan konfirmasi pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan II Tiphone Tahap I Tahun 2019.
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com 18 Februari 2020  |  20:04 WIB
Dirut PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk Tan Lie (kedua kiri) bersama Komisaris Mohammad Firdaus (dari kiri) berbincang dengan Preskom Hengky Setiawan, Direktur Rukmono Cahyadi, dan Direktur Independen Gatot Bekti Haryono, seusai rapat umum pemegang saham tahunan perseroan, di Jakarta, Kamis (5/4/2018). - JIBI/Endang Muchtar
Dirut PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk Tan Lie (kedua kiri) bersama Komisaris Mohammad Firdaus (dari kiri) berbincang dengan Preskom Hengky Setiawan, Direktur Rukmono Cahyadi, dan Direktur Independen Gatot Bekti Haryono, seusai rapat umum pemegang saham tahunan perseroan, di Jakarta, Kamis (5/4/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia, Selasa (18/2/2020) menggembok saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. (TELE) terkait dengan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas Obligasi Berkelanjutan II Tiphone Tahap I Tahun 2019 yang jatuh tempo hari ini.

Berdasarkan pengumuman BEI, Senin (17/2/2020), otoritas menghentikan perdagangan saham TELE merujuk pada pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) No.KSEI-2422/DIR/0220 perihal penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas Obligasi Berkelanjutan II Tiphone Tahap I Tahun 2019.

Data KSEI mencatat TELE harus melunasi utang obligasi jatuh tempo sebesar Rp53 miliar pada hari ini, Selasa (18/2/2020).

Obligasi Berkelanjutan II Tiphone Tahap I Tahun 2019 itu berjangka waktu 3 tahun dengan tingkat bunga 11,50%.

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top