Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Mampukah PT Timah (TINS) Tepis Tantangan Harga Tahun Ini?

PT Timah Tbk. didaulat sebagai produsen timah terbesar dunia pada 2019. Mampukah perseroan mempertahankan prestasi ini di tengah tantangan harga?
Finna U. Ulfah & Ilman A. Sudarwan
Finna U. Ulfah & Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 18 Februari 2020  |  17:36 WIB
Angkutan umum roda tiga menunggu calon penumpang di depan kantor PT Timah Tbk di Jakarta, Rabu (2/1/2018). - Bisnis/Dedi Gunawan
Angkutan umum roda tiga menunggu calon penumpang di depan kantor PT Timah Tbk di Jakarta, Rabu (2/1/2018). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemangkasan produksi timah di China memberikan berkah bagi perusahaan Indonesia yang bergerak di komoditas ini. Buktinya, International Tins Association menahbiskan PT Timah Tbk. sebagai produsen timah olahan terbesar di dunia pada 2019.

International Tins Association (ITA) menyebutkan PT Timah memproduksi 76.400 ton timah olahan pada tahun lalu, meroket 128,7 persen secara year-on-year (yoy) dari 33.400 ton pada 2018. Emiten berkode TINS itu pun sukses menyalip Yunnan Tin asal China, yang produksinya menyusut 7,5 persen menjadi 72.000 ton pada 2019.

Pemangkasan produksi di Negeri Panda terjadi di sebagian besar smelter, yang akibatnya membuat produksi timah murni negara itu turun 11 persen. Yunnan Chengfeng dan Guangxi China Tin tercatat mengurangi output masing-masing sebesar hampir 17 persen dan 11 persen.

Meski ada peningkatan produksi di belahan dunia lain, TINS tetap jadi yang juara. Produksi Amerika Selatan naik karena ada peningkatan operasional tambang milik Minsur di Peru dan EM Vinto. Di Eropa, produksi perusahaan timah Metallo tetap stabil walaupun output di wilayah itu naik 2 persen secara keseluruhan.

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top