Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Direktur Utama PT Sky Energy Indonesia (JSKY) Jackson Tandiono (kedua kiri) didampingi Investor Relation Theodorus Halim (kiri) berbincang dengan Dirut PT Asuransi Jiwa Adisarana Wana Artha (WanaArtha Life) Yanes Matulatuwa, sebelum konferensi pers, di Jakarta, Rabu (9/5/2018). - JIBI/Endang Muchtar
Premium

Ada Apa ya, Trinitan Global Pasifik Terus Buang Saham JSKY?

14 Februari 2020 | 10:42 WIB
Keluarga Tandiono pelan tetapi pasti melepas kepemilikannya di saham PT Sky Energi Indonesia Tbk. (JSKY), dari awalnya 86,88 persen menjadi tinggal 6,35 persen. Begitu juga dengan PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha alias Wanaartha Life. Ada apa?

Bisnis.com, JAKARTA — PT Trinitan Global Pasifik pelan tetapi pasti melepas saham PT Sky Energi Indonesia Tbk. (JSKY) di lantai bursa. Padahal, Trinitan lah yang membidani lahirnya emiten energi terbarukan dengan memproduksi panel surya itu dengan kepemilikan awal 86,88%.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Kamis (13/2/2020), Trinitan tercatat melepas 93,49 juta saham JSKY pada Rabu (12/2/2020).

Akibatnya, kini Trinitan hanya memiliki 6,35 persen atau 129,12 juta lembar, dari sebelumnya 10,95 persen atau 222,61 juta lembar saham. Total saham JSKY adalah 2,03 miliar lembar saham.

Sejak pelepasan saham perdana pada 28 Maret 2018, Trinitan sempat keluar masuk di saham JSKY sehingga kepemilikannya naik turun hingga akhirnya, Rabu (12/2/2020), tinggal sebesar 6,35 persen.

Pada 12 Desember 2019, Trinitan juga tercatat membuang 93,31 juta lembar saham JSKY sehingga kepemilikannya menjadi 7,61 persen (154,77 juta lembar saham).

Berdasarkan data KSEI tersebut, selain Trinitan, pemegang saham JSKY lainnya, yaitu PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha Desk 1 (172,60 juta saham), Desk 2 (36,60 juta saham), Desk 3 (100 juta saham), dan Desk 4 (100 juta saham). Jadi total saham yang dimiliki Wanaartha Life di JSKY adalah 413,31 juta lembar saham atau 20,33 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top