Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pekerja membersihkan menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Premium

Anthony Salim Raih Cuan Rp1,09 Triliun dari BBCA

12 Februari 2020 | 23:32 WIB
Mengempit saham 'Kenangan' BBCA sebanyak 1,76 persen, nilai investasinya Anthony Salim kini bernilai Rp14,75 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA — Liem Hong Sien atau lebih dikenal dengan Anthony Salim meraup Rp1,09 triliun dalam tempo 3 bulan dari saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), yang dalam rentang 3 bulan terakhir naik lebih dari 8 persen.

Adapun, pada akhir perdagangan Rabu (12/2/2020), saham BBCA ditutup naik Rp100 atau 0,29 persen ke level Rp34.000 per lembar saham.

Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (12/2/2020), putra dari Sudono Salim atau lebih dikenal dengan Liem Sioe Liong itu mengempit 1,76 persen saham BBCA atau sebanyak 434,07 juta lembar saham.

Jika mengacu pada kenaikan harga saham BBCA hari ini, maka kepemilikan saham Anthony, yang sukses membangkitkan kembali kerajaan bisnis grup Salim yang sempat rontok pada saat krisis 1998, memberikan potential return Rp43,40 miliar dalam sehari.

Memang di bisnis utamanya saat ini, terutama makanan dan  minuman melalui INDF dan  ICBP, Keluarga Salim tengah berduka karena kapitalisasi pasar emiten-emiten dalam konglomerasinya tersapu dari lantai bursa hingga Rp15,04 triliun pada penutupan perdagangan Rabu (12/2/2020).

Meski demikian, kepemilikan ‘mini’ atas saham BBCA (1,76 persen),  barangkali masih cukup menggigit dengan nilai investasinya kini senilai Rp14,75 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top