Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kanan) memberikan penjelasan kepada awak media usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Premium

Astaga, Market Cap Emiten Grup Salim Ambles Rp15 Triliun

12 Februari 2020 | 17:59 WIB
Kapitalisasi pasar emiten-emiten dalam konglomerasi Grup Salim tersapu dari lantai bursa hingga Rp15,04 triliun, di mana kepemilikan langsung keluarga Salim pada 10 emiten di Bursa Efek Indonesia, sudah membukukan potential loss senilai Rp10,32 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA — Kapitalisasi pasar atau market cap emiten-emiten dalam konglomerasi Keluarga Salim tersapu dari lantai bursa hingga Rp15,04 triliun pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Rabu (12/2/2020).

Adapun, kepemilikan Salim langsung pada 10 emiten di Bursa Efek Indonesia, sudah membukukan potential loss senilai Rp10,32 triliun.

Sejumlah emiten di dalam Grup Salim, pada penutupan perdagangan Rabu (12/2/2020),  harga sahamnya tercatat mengalami penurunan, yaitu INDF, ICBP, FAST, META, SIMP, IMAS, dan DNET.

Sementra itu, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI), PT Indomobil Multi Jasa Tbk. (IMJS), dan PT London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP), harga penutupan hari ini sama dengan perdagangan Selasa (11/2/2020).

Kapitalisasi pasar PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), misalnya, tersapu Rp5,92 triliun, dari Rp67,38 triliun menjadi Rp61,46 triliun. setelah harga sahamnya ambles 8,79, persen, dari Rp7.675 ke level Rp7.000.

Adapun, kepemilikan Keluarga Salim di INDF mencapai 50,09 persen, terbagi atas First Pcific Investment Management Ltd sebanyak 50,07 persen dan Anthoni Salim sebesar 0,02 persen. Akibat penurunan harga saham INDF sebesar 8,79 persen, maka kira-kira potential loss grup Salim Rp2,97 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top