Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung memfoto layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/2/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Premium

Pasar Menantang, Emiten Tak Gentar Emisi Saham Baru

10 Februari 2020 | 15:37 WIB
Meskipun kondisi pasar saham masih menantang, tapi kebutuhan ekspansi yang mendesak memaksa emiten untuk percaya diri mencari pendanaan dari lantai bursa.

Bisnis.com, JAKARTA — Penerbitan saham baru di lantai bursa masih menjadi opsi utama bagi sejumlah emiten untuk mencari pendanaan, meskipun pasar masih diwarnai sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.

Bisnis mencatat setidaknya ada delapan emiten yang berencana menggalang modal melalui skema penerbitan saham baru pada awal kuartal I/2020.

Empat emiten di antaranya, yakni PT Chandra Asri Petrochemical Tbk., PT Bank Artos Indonesia Tbk., PT Phapros Tbk. dan PT Cita Mineral Investindo Tbk., akan menerbitkan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue.

Adapun empat lainnya, yaitu PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk., PT Estika Tata Tiara Tbk., PT Perdana Bangun Pusaka Tbk., dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk., akan menerbitkan saham baru lewat mekanisme non-HMETD atau private placement.

Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019)./Bisnis-Triawanda Tirta Aditya

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top