Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (13/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Premium

Pasar Volatil, Saham Defensif Jadi Pilihan

04 Februari 2020 | 15:44 WIB
Investor disarankan untuk beralih ke saham-saham defensif ataupun aset safe haven di tengah volatilitas pasar saham.

Bisnis.com, JAKARTA — Segudang sentimen negatif dari luar dan dalam negeri membuat pasar saham bergerak volatil. Investor pun direkomendasikan untuk memanfaatkan momentum dengan melakukan pembelian saham-saham defensif ataupun beralih ke investasi yang lebih aman.

Pada akhir sesi I perdagangan Selasa (4/2/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound setelah menguat 0,68 persen atau 40,23 poin ke level 5.924,4. Adapun pada Senin (3/2), IHSG ditutup melemah 0,94 persen ke level 5.884,17, yang sekaligus menjadi level terendah sejak 17 Mei 2019, ketika indeks berada di posisi 5.826,87.

Sepanjang tahun berjalan hingga Senin (3/2), IHSG sudah merosot 6,59 persen dan mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp812,4 miliar.

Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya menyampaikan investor dapat melakukan aksi Buy on Weakness (BoW) saham, karena pelemahan pasar akibat dampak virus corona diperkirakan hanya sementara. Dalam waktu dekat, investor juga dapat masuk ke sektor saham defensif seperti konsumsi dan perbankan, yang lebih mengandalkan kinerja dari pasar di dalam negeri.

Pengunjung memilih pakaian di salah satu toko pakaian di Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (24/12/2019)./ANTARA FOTO-Muhammad Adimaja

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top