Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Historia Bisnis : Bantahan Nirwan Bakrie Soal Masuknya Tommy Soeharto ke ANTV
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis : Bantahan Nirwan Bakrie Soal Masuknya Tommy Soeharto ke ANTV

Berita pengalihan saham itu merugikan  ANTV karena banyak calon pemasang iklan yang menarik diri.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com
08 Januari 2020 | 17:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Stasiun televisi ANTV menjadi perusahaan penyiaran yang masih bertahan hingga saat ini. ANTV sekarang berada di bawah kendali PT Visi Media Asia Tbk., kelompok bisnis milik grup Bakrie.

Dalam perjalanan ANTV, perusahaan itu menjajaki sejumlah kerja sama strtaregis dengan sejumlah investor untuk memperbaiki layanan dan siaran.

Harian Bisnis Indonesia pada edisi 8 Januari 1994 pernah menurunkan artikel terkait dengan kebutuhan pendanaan untuk ANTV.

Pemegang saham PT Cakrawala Andalan Televisi (ANTV) bersedia menerima investor susulan bila mampu menjanjikan penambahan pendapatan atau revenue iklan lebih dari 15%. Perusahaan itu menambah dana investasi sedikitnya Rp200 miliar untuk meningkatkan mutu siaran.

Presiden Direktur Bakrie Investindo—pemilik 55% saham ANTV— Nirwan D. Bakrie menyangkal bahwa stasiun televisi itu akan dialihkan kepada investor yang disebut-sebut diminat oleh Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Berita pengalihan saham itu merugikan  ANTV karena banyak calon pemasang iklan yang menarik diri.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top