Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/5/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat
Premium

Musim Tebar Dividen Akhirnya Tiba

03 Desember 2019 | 14:52 WIB
Setidaknya ada 10 emiten yang siap membagikan dividen interim pada Desember 2019.

Bisnis.com, JAKARTA — Salah satu hal yang paling dinanti oleh investor saham tentunya saat-saat pembagian dividen. Tak perlu menunggu lama, waktunya tebar dividen oleh emiten telah tiba. Berdasarkan catatan Bisnis, setidaknya ada 10 emiten yang bakal membagikan dividen interim pada Desember 2019. Nilai kumulatifnya mencapai Rp7,37 triliun.  Dari jumlah tersebut, sebanyak enam emiten di antaranya mencatatkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada pekan ini. Keenam perusahaan tersebut yakni PT Unilever Indonesia Tbk., PT Sepatu Bata Tbk., PT Puradelta Lestari Tbk., PT Jasa Armada Indonesia Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., dan PT Surya Citra Media Tbk. Total dividen interim dari enam emiten itu menyentuh Rp7,15 triliun. Dalam keterbukaan informasi, manajemen Unilever Indonesia (UNVR) menyampaikan rapat direksi perseroan pada 22 November 2019 memutuskan untuk membagikan dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019.

Pekerja membersihkan Menara BCA di Jakarta, Selasa (12/3/2019)./ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan Nilainya sebesar Rp430 per saham atau secara keseluruhan mencapai Rp3,28 triliun, yang berasal dari laba bersih perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2019. Dividen dibagikan kepada pemilik 7,63 miliar saham perseroan yang nama-namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 4 Desember 2019 pukul 16.00 WIB.  Adapun tanggal terakhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi adalah pada 2 Desember 2019. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai pada 4 Desember 2019. Pemegang saham akan menerima pembayaran dividen interim pada 18 Desember 2019. Sementara itu, Corporate Secretary Bank Central Asia (BBCA) Raymon Yonarto menyampaikan bank swasta itu akan melaksanakan pembagian dividen interim tunai untuk tahun buku 2019, periode 1 Januari-30 September 2019, sebesar Rp100 per saham.

 Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi adalah  pada 5 Desember 2019. Perhatikan YieldAnalis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan dividend yield dapat menjadi perhatian dalam mengincar saham pembagi dividen. Dividen dengan yield tinggi menjadi sentimen positif sehingga harga sahamnya berpotensi menguat.  “Tapi harus dilihat lagi apakah kenaikannya sudah direspons terlebih dahulu oleh pasar sebelum pengumuman dividen keluar,” tuturnya, Sabtu (30/11/2019). Hendriko menjelaskan investor kadang telah memprediksi emiten yang akan membagikan dividen dengan yield tinggi sebelum pengumuman dividen dirilis ke publik. Dengan demikian, investor mengambil posisi beli sebelum pembagian dividen diumumkan.  Akibatnya, harga saham tidak naik signifikan ketika pengumuman pembagian dividen karena telah diantisipasi oleh investor.

Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk. Hongky Jeffrey Nantung menjawab pertanyaan wartawan usai rapat umum pemegang saham perseroan, di Jakarta, Selasa (23/4/2019)./Bisnis-Endang Muchtar Dari saham dengan jadwal cum dividen pada pekan ini, analis melihat Surya Citra Media (SCMA) dan Puradelta Lestari (DMAS) cukup menarik bagi investor karena membagikan dividen yang cukup besar sehingga dividend yield-nya tinggi. Secara teknikal, kedua saham tersebut juga berada pada fase uptrend. “Saham lain juga ada potensi kenaikan, hanya dividen tidak terlalu besar. Dan yang berada pada fase uptrend hanya BBCA,” terangnya. Head of Research FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menekankan pentingnya memperhatikan jadwal cum date dan ex date dalam memburu saham pembagi dividen. Pada umumnya, saham-saham ini akan naik tinggi sebelum cum date dan turun pada saat ex date. Selain itu, faktor likuiditas perlu menjadi perhatian. Analis menyukai saham UNVR, BBCA, dan SCMA karena kinerjanya yang baik.  “Ketiga saham itu juga lebih likuid,” imbuhnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top