Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pialang berjalan di Gedung Bursa Efek Indonesia. - Bloomberg/Dimas Ardian
Premium

Historia Bisnis : 'Bakar Dasi' Pialang Saham Gegara Permodalan

25 November 2019 | 19:39 WIB
Dalam sejumlah paket deregulai sektor keuangan, pemerintah menetapkan batas waktu pemenuhan modal disetor Rp500 juta kepada perusahaan pialang.

Bisnis.com, JAKARTA — Perdagangan saham di Bursa Efek Surabaya terancam vakum karena hingga kini belum satu pun perusahaan efek di sini memperpanjang izin mereka menjelang deadline pemenuhan modal disetor.

Sejumlah pelaku pasar modal di Jakarta juga siap menggelar aksi terkait dengan aturan modal yang ditetapkan oleh pemerintah bagi perusahaan perantara perdagangan saham.

Berita mengenai aturan modal baru yang berpotensi menghambat bisnis perusahaan perantara saham menjadi sajian utama Harian Bisnis Indonesia edisi 25 November 1991 dengan judul Transaksi Saham di Bursa Surabaya Terancama Vakum.

Pemerintah menetapkan batas waktu pemenuhan modal disetor Rp500 juta kepada perusahaan pialang pada 4 Desember 1991.

Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) Hasan Zein Mahmud mengakui bahwa sampai saat ini tak satupun anggota Bursa Efek Surabaya (BES) mengajukan izin pembaruan.

"Padahal batas yang ditentukan  tinggal sepuluh hari lagi," katanya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top