Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi kawasan industri. - Dok. Kemenperin
Premium

Emiten Lahan Industri Adu Strategi Menggaet Investor

13 November 2019 | 17:41 WIB
Emiten-emiten subsektor lahan industri membukukan kinerja yang bervariasi. Apa strategi yang disiapkan untuk memacu kinerja?

Bisnis.com, JAKARTA — Medio 2019, pabrikan otomotif asal Negeri Ginseng dikabarkan sudah memesan lahan industri sedikitnya 50 hektare untuk fasilitas produksi di Indonesia. Permintaan itu seolah mencerminkan geliat pasar kawasan industri. Bagaimana capaian kinerja emiten-emiten subsektor lahan industri?

Setidaknya ada lima emiten properti yang memiliki bisnis di bidang kawasan industri. Mereka ialah PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS), PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BEST), PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK), PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA), dan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA).

Di sisi pendapatan, emiten-emiten tersebut membukukan kinerja yang bervariasi. Saat pendapatan DMAS meroket 220 persen, pendapatan LPCK justru menciut 42,4 persen.

LPCK tidak sendiri, KIJA yang merupakan pengelola kawasan industri kendal juga mengalami penurunan pendapatan sebesar 10,58 persen dibandingkan dengan capaian per kuartal III/2018.

Sejalan dengan kinerja pendapatan, laba bersih DMAS dan BEST makin tebal. Laba pengembang Kota Delta Mas tercatat melesat 333,77 persen year-on-year menjadi Rp759,1 miliar, sedangkan BEST mengantongi laba Rp210,85 miliar atau tumbuh 37,42 persen secara tahunan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top