Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengemudi taksi daring mengantarkan penumpang di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Premium

Beda Langkah TAXI dan BIRD Hadapi Taksi Daring

13 Februari 2019 | 12:19 WIB
Menjamurnya layanan taksi daring telah menghempaskan kinerja PT Express Transindo Utama Tbk. dan PT Blue Bird Tbk., dua korporat taksi konvensional.

Bisnis.com, JAKARTA -- Bagi konsumen, keberadaan layanan taksi daring memberikan pilihan jasa transportasi yang nyaman dan praktis. Namun, hal yang sama tak dirasakan oleh perusahaan taksi konvensional.

PT Express Transindo Utama Tbk., yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2012, dianggap tak lagi seksi bagi pemegang saham. Bahkan, pemegang obligasi pun kini tak lagi bisa berharap banyak dana kembali sesuai jadwal awal.

Pada pekan lalu, emiten bersandi TAXI itu dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna membahas konversi obligasi menjadi saham, yang merupakan lanjutan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 11 Desember 2018. Namun, hal tersebut gagal dibahas karena rapat tak mencapai kuorum.

Surat utang yang dimaksud adalah Obligasi I Express Transindo Utama tahun 2014 dengan total nilai pokok mencapai Rp1 triliun.

Sementara itu, PT Blue Bird Tbk. (BIRD) pun mesti rela mengalami penurunan kinerja.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top