Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Toto Sugiri, DCI Indonesia (DCII) Cetak Laba Bersih Rp143 Miliar di Semester I/2022

DCI Indonesia (DCII) membukukan kenaikan pendapatan dan laba bersih pada semester I/2022.
PT DCI Indonesia./ Istimewa
PT DCI Indonesia./ Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten data center milik Toto Sugiri, PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) mencatatkan peningkatan kinerja keuangan sepanjang semester I/2022 yang naik di kisaran 20 persen.

Head of Division Enterprise DCI Indonesia, Evelyn Wijaya mengatakan, konsistensi pertumbuhan pendapatan dikontribusikan dari peningkatan bisnis, baik dari basis pelanggan yang sudah ada maupun akuisisi pelanggan baru.

“Hal tersebut seiring ekspansi pembangunan gedung data center kami,” ujarnya dalam acara Public Expose virtual, Rabu (31/8/2022).

Pada semester I/2022, DCII mencetak pendapatan Rp458 miliar, naik 22 persen secara tahunan dari Rp375 miliar pada semester I/2021.

Laba bersih di paruh pertama tahun ini pun meningkat 29 persen menjadi Rp143 miliar, dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp111 miliar.

EBITDA DCII semester I/2022 juga tercatat naik 22 persen senilai Rp305 miliar, dari Rp249 miliar pada paruh pertama 2021.

Adapun sepanjang 2021, DCII mencetak laba bersih yang naik 43 persen menjadi Rp261 miliar, seiring dengan pendapatan yang menguat 15 persen ke posisi Rp871 miliar.

“Hal ini sejalan dengan konsistensi perseroan untuk meningkatkan kapasitas terkontrak dari ekspansi yang telah dilakukan perseroan, serta ketersediaan platform DCI di tahun ini,” imbuh Evelyn.

Presiden Direktur DCI Indonesia Toto Sugiri menambahkan, peningkatan kinerja ini merupakan hasil dari implementasi inisiatif strategis dan efisiensi operasional yang telah dijalankan.

“Kami telah dipercaya oleh para pelaku bisnis yang tercermin secara positif dalam pembukuan dengan profitabilitas yang sehat di tengah tingginya kompetisi di industri pusat data Indonesia,” pungkasnya.

DCII telah mengoperasikan lima gedung pusat data dengan total kapasitas sebesar 52 MW, dan melanjutkan ekspansi bisnis melalui pembangunan gedung pusat data di beberapa lokasi di Indonesia, antaralain di Cibitung, Karawang, dan Bintan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper