Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp14.597, Semoga Ada Happy Weekend

Bersama dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia juga mengalami penguatan seperti dolar Taiwan menguat 0,19 persen dan won Korea Selatan menguat 0,87 persen.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 27 Mei 2022  |  09:24 WIB
Uang dolar dan rupiah di salah satu money changer di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Uang dolar dan rupiah di salah satu money changer di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat (27/5/2022), seiring dengan pelemahan indeks dolar AS.

Mengutip data Bloomberg, Jumat (27/5/2022), mata uang Garuda menguat 15 poin atau 0,10 persen ke Rp14.597 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS melemah 0,34 persen ke 101,47.

Bersama dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia juga mengalami penguatan seperti dolar Taiwan menguat 0,19 persen, won Korea Selatan menguat 0,87 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,22 persen.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam riset hariannya mengemukakan melemahnya dolar telah berhenti baru-baru ini karena kemungkinan Federal Reserve mempercepat misi kenaikan suku bunganya pada akhir 2022.

Sementara itu, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde juga memberi isyarat suku bunga zona euro kemungkinan akan berada di wilayah positif pada akhir kuartal III/2022. Hal ini memberi sinyal peningkatan setidaknya 50 basis poin pada suku bunga deposito dan memicu spekulasi kenaikan yang lebih besar pada musim panas ini.

Dari dalam negeri, keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga tetap di 3,25 persen dan perkembangan inflasi yang tinggi membuat arus modal asing kembali masuk ke pasar dalam negeri sehingga kencangnya aliran dana tersebut membuat mata uang kembali perkasa.

“Namun euforia ini hanya bersifat sementara karena pelaku pasar saat ini condong ke bank sentral AS yang akan kembali menaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin,” kata Ibrahim dalam risetnya, Rabu (25/5/2022).

Selain itu, pasar juga memantau perkembangan program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty tahap II sampai tanggal 20 mei 2022, jumlah Pajak Penghasilan (PPh) yang terkumpul sebanyak Rp9,25 triliun, sedangkan jumlah harta bersih yang diungkap sebesar Rp91,6 triliun.

Untuk perdagangan hari ini, Ibrahim memproyeksikan mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.600—Rp14.650.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as Rupiah nilai tukar rupiah
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top