Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Progres Proyek Ibu Kota Baru yang Dikerjakan Waskita Karya (WSKT)

Waskita Karya tengah membuat desain detil bangunan inti IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang ditargetkan mulai pembangunan selambatnya pada Oktober 2022.
Direktur Operasi III Waskita Karya Gunadi saat menyampaikan paparan di SoulFood, Jakarta Selatan pada Kamis (25/5/2022). Waskita Karya tengah menyelesaikan 8 streams pemulihan kinerja keuangannya dan berencana divestasi dua tol Trans Jawa Kanci- Pejagan dan Pejagan - Malang kepada Indonesia Investment Authority (INA) di atas Rp5 triliun. Bisnis-Rinaldi M. Azka.
Direktur Operasi III Waskita Karya Gunadi saat menyampaikan paparan di SoulFood, Jakarta Selatan pada Kamis (25/5/2022). Waskita Karya tengah menyelesaikan 8 streams pemulihan kinerja keuangannya dan berencana divestasi dua tol Trans Jawa Kanci- Pejagan dan Pejagan - Malang kepada Indonesia Investment Authority (INA) di atas Rp5 triliun. Bisnis-Rinaldi M. Azka.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN karya, PT Waskita Karya Tbk. (Persero) (WSKT) tengah merampungkan desain kawasan inti pemerintah (KIP) dalam Ibu Kota Negara (IKN) baru yang tengah disiapkan pemerintah. Paling lambat, proses konstruksi dimulai pada Oktober 2022.

Direktur Operasi III Waskita Karya Gunadi menuturkan saat ini perseroan tengah membuat desain detil bangunan inti IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Pemerintah menyediakan basic desain, kami mengembangkan dan menghitung anggaran biayanya. Peran Waskita mulai merincikan desain, jadi kalau Anda menggambar rumah itu, terus dirinci dahulu, tiangnya, materialnya ini, volumenya ini harganya sekian," jelasnya dalam media gathering, Rabu (25/5/2022).

Dia melanjutkan karena masih berupa desain dasar, perlu waktu hingga 3 bulan menyelesaikan desain detil hingga biaya asli pembangunan IKN tersebut.

"Oktober paling telat sudah mulai konstruksi. Ada beberapa, pertama pemerintah menyiapkan gedung, kalau tidak salah ada 30 gedung antara 10 sampai 20 lantai, 30 tower, kemudian jalan sekitar juga Istana," katanya.

Selain itu, pembangunan jalan pendukung sanitasi, air bersih, dan air kotor, dan semua dasar yang diperlukan pembangunan IKN dikerjakan di awal. Dengan begitu, konsep pembangunannya agak berbeda dengan cara konvensional.

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah syarat pembangunan seperti tidak boleh terlalu banyak mengintervensi alam sehingga pembangunan mengikuti bentuk alam.

Selain itu, syarat kedua yakni mengurangi sampah, sehingga tidak banyak sampah yang tercipta akibat proses konstruksi.

"Kemudian, diupayakan menggunakan sistem modular, jadi bangunan dibuat di pabrik kemudian diangkut sudah jadi, sehingga tidak banyak makan lahan yang sifatnya membuat polusi udara, suara, dan menciptakan banyak sampah, ini konsep baru untuk menbangkitkan inovasi di teknologi konstruksi," terangnya.

Pembangunan dan IKN sendiri wajib memanfaatkan energi hijau, diharapkan listrik yang dipakai nanti listrik hijau bukan listrik dari batu bara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper