Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rangkuman Data Perbandingan Kinerja Emiten Batu Bara

Simak rangkuman data lengkap perbandingan kinerja emiten produsen batu bara sebagaimana dirangkum oleh DataIndonesia.id di sini.
DataIndonesia.id
DataIndonesia.id - Bisnis.com 19 Mei 2022  |  06:41 WIB
Rangkuman Data Perbandingan Kinerja Emiten Batu Bara
Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (14/1/2022). Foto hanya ilustrasi. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Simak rangkuman data lengkap perbandingan kinerja emiten produsen batu bara sebagaimana dirangkum oleh DataIndonesia.id di sini.

Data yang dirangkum antara lain perbandingan pendapatan, perbandingan pertumbuhan pendapatan, perbandingan laba bersih, perbandingan pertumbuhan laba, perbandingan aset, perbandingan liabilitas, perbandingan ekuitas, serta data perkembangan harga batu bara.

Emiten produsen batu bara mencetak pertumbuhan yang positif sepanjang tahun lalu. Hal tersebut sejalan dengan kenaikan harga dan tingginya permintaan pasar terhadap komoditas energi tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun DataIndonesia.id, telah ada 16 dari 20 emiten di subsektor produksi batu bara yang telah merilis laporan keuangannya pada 2021.

Dari jumlah tersebut, rata-rata mencetak pertumbuhan pendapatan hingga 122,61%.  Secara nominal, PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) memimpin dengan meraup pendapatan sebesar Rp56,97 triliun pada 2021.

Secara pertumbuhannya, PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk. (AIMS) mencetak lonjakan pemasukan hingga 716,10% (yoy) dari Rp4,72 triliun menjadi Rp38,51 triliun. Lebih lanjut, 16 emiten tersebut mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 407,30%.

Tak ada satupun emiten yang mencetak rugi bersih sepanjang tahun lalu. PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menjadi produsen batu bara dengan perolehan laba terbesar hingga Rp17,3 triliun pada 2021.

Menurut pertumbuhannya, PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT) di urutan pertama karena laba bersihnya melesat 1.512,29% seiring membalik rugi Rp16,53 miliar menjadi untung Rp233,44 miliar.

Masih ada tiga emiten yang belum merilis laporan keuangannya pada tahun lalu. Ketiganya adalah PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk. (BOSS), PT Garda Tujuh Buana Tbk. (GTBO), dan PT Trada Alam Minera Tbk. (TRAM).

Sebagai catatan, rekapan kinerja emiten produsen batu bara ini disetarakan dalam mata uang rupiah dengan kurs nilai tukar US$1= Rp14.269 per Desember 2021 dan US$1=Rp14.105 per Desember 2020.

Data dan visualisasi selengkapnya dapat disimak melalui laporan berjudul Rapor Hijau Emiten Produsen Batu Bara di DataIndonesia.id melalui tautan ini.

DataIndonesia.id juga secara rutin menghimpun data kinerja perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Secara bertahap, data rangkuman kinerjanya disajikan dengan visualisasi menarik di sini dan di sini.

Simak sebagian laporannya antara lain sebagai berikut:

Laba Astra Agro Lestari Naik 197,63% pada Kuartal I/2022

Rapor Hijau Emiten Produsen Batu Bara

Tugu Insurance Cetak Performa Apik pada 2021

Alam Sutera Realty Berbalik Untung Rp145,69 Miliar pada 2021

Rugi Bank KB Bukopin Membengkak di Kuartal I/2022

Samudera Indonesia Berbalik Untung US$93,02 Juta pada 2021

Laba Federal International Finance Naik 65,8% pada 2021

Surya Citra Media Kantongi Laba Bersih Rp1,35 Triliun pada 2021

Bank Neo Commerce Rugi Rp416,73 Triliun pada Kuartal I/2022

Emtek Raup Untung hingga Rp5,66 Triliun pada 2021

Sinyal Kuat Kinerja Emiten Telekomunikasi

Bank MAS Raih Kenaikan Laba 96,99% pada 2021

Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Cetak Laba US$249,01 Juta pada 2021

Menguji Racikan Kinerja Emiten Farmasi

BTN Raup Laba Bersih Rp774 Miliar pada Kuartal I/2022

Bank Mandiri Cetak Laba Rp10 Triliun pada Kuartal I/2022

Mandiri Utama Finance Catat Laba Rp102 miliar pada 2021

Laba Bersih Kimia Farma (KAEF) Melejit 1.613% pada 2021

BNI Raup Laba Rp4,31 Triliun pada Kuartal I/2022

United Tractors (UNTR) Raup Laba Bersih Rp10 Triliun pada 2021

Mengkilapnya Kinerja Emiten Emas dan Logam

Laba BRI Melesat 63% pada Kuartal I/2022

Laba Charoen Pokphand Susut 5,76% pada 2021

BCA Cetak Kenaikan Laba 15,37% pada Kuartal I/2022

Erajaya Swasembada (ERAA) Cetak Rekor Laba Rp1 Triliun pada 2021

Bank Raya (AGRO) Catatkan Rugi Rp3,05 Triliun pada 2021

Metrodata Electronics Panen Laba Rp508,88 Miliar pada 2021

Simak pula data emiten dan bank serta perusahaan finansial lain seperti CIMB Niaga, XL Axiata, Bank Danamon, Mitra Adiperkasa, BFI Finance, Matahari (LPPF), Bank Mantap, Mitra International, Adira Finance, Fajar Surya Wisesa, Bank Aceh Syariah, Unilever, BCA Life, Alam Sutera, di sini.

Tersedia juga data emiten dan perusahaan keuangan seperti Pegadaian, Sido Muncul, BTN, Sentul City, BCA, SMDR, Bank Mandiri dan lain-lain di sini.

DataIndonesia.id menyajikan beragam data untuk membantu Anda mengambil keputusan yang lebih tepat. Ada data tentang bursa dan keuangan, data mengenai industri dan sektor riil, mengenai perkembangan digital, internet dan telekomunikasi, serta data mengenai indikator sosial kemasyarakatan. Selengkapnya di sini.

Anda juga dapat mengakses arsip lengkap mengenai regulasi (peraturan yang dikeluarkan pemerintah), dokumen laporan-laporan industri dan kinerja yang diterbitkan pemerintah serta lembaga kredibel di sini dan di sini serta di sini

Tidak ketinggalan juga di DataIndonesia.id terdapat arsip mengenai hasil RUPS, kinerja perubahaan terbuka, prospektus ringkas, serta arsip berita koran. Selengkapnya di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten

Sumber : DataIndonesia.id

Editor : Setyardi Widodo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top