Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

35 Emiten Mau Rights Issue Senilai Rp20,3 Triliun di Pipeline BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 35 perusahaan yang akan melakukan aksi korporasi dengan menerbitkan saham baru atau rights issue senilai Rp20,3 triliun.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan penawaran umum saham perdana (IPO) PT Bukalapak.com  berpotensi mengerek nilai kapitalisasi pasar bursa sekitar Rp77,3 triliun hingga Rp87,3 triliun./ Bisnis-Dhiany
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan penawaran umum saham perdana (IPO) PT Bukalapak.com berpotensi mengerek nilai kapitalisasi pasar bursa sekitar Rp77,3 triliun hingga Rp87,3 triliun./ Bisnis-Dhiany

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 35 perusahaan yang akan melakukan aksi korporasi dengan menerbitkan saham baru atau rights issue senilai Rp20,3 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, sampai dengan 8 April 2022, pada pipeline right issue BEI terdapat 35 perusahaan dengan perkiraan dana yang dihimpun melalui right issue yaitu sebesar Rp20,3 triliun.

Menurutnya, aksi serupa akan semakin marak pada tahun ini berkat pemulihan ekonomi yang tengah terjadi.

“Pada 2022 ini, kami optimis penggalangan dana di pasar modal Indonesia masih bertumbuh dengan baik yang ditunjang oleh keberlangsungan pemulihan ekonomi,” katanya Selasa (9/4/2022).

Berdasarkan data BEI, beberapa indikator pasar modal seperti minat perusahaan yang akan melakukan penggalangan dana dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pertumbuhan positif. Selain itu, jumlah investor di pasar modal Indonesia juga mengalami tren yang meningkat.

Menurutnya, kondisi pasar modal yang kondusif  tidak terlepas dari dukungan otoritas pasar modal dan stakeholders yang ada di pasar modal. Seluruh stakeholders pasar modal yang disupervisi oleh OJK terus berupaya menjadikan Pasar Modal Indonesia lebih inklusif.

Beberapa kemudahan dan relaksasi telah diberikan bagi semua tingkatan perusahaan yang diwujudkan dengan berbagai penyesuaian peraturan dan penyusunan kajian terkait mekanisme pencatatan saham.

“Kami yakin bahwa semua hal positif di atas turut memberikan optimisme tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya.”

Berikut ini sektor-sektor perusahaan yang berada dalam pipeline right issue adalah sebagai berikut :

- 13 Perusahaan dari sector Financials

- 5 Perusahaan dari sector Basic Materials

- 4 Perusahaan dari sector Energy

- 3 Perusahaan dari sector Properties & Real Estate

- 2 Perusahaan dari sector Infrastructures

- 2 Perusahaan dari sector Consumer Non-Cyclicals

- 2 Perusahaan dari sector Consumer Cyclicals

- 1 Perusahaan dari sector Technology

- 1 Perusahaan dari sector Industrials

- 1 Perusahaan dari sector Healthcare

- 1 Perusahaan dari sector Transportation & Logistics

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper