Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Humpuss (HITS) Siapkan Anak Usaha Klaster Maritim IPO Akhir 2022

Setelah menjadikan klaster kapal liquified natural gas (LNG), PT GTS International Tbk. (GTSI) perusahaan terbuka, Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (HITS) tengah menyiapkan klaster jasa maritim untuk dapat melantai di pasar modal pada tahun ini
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 29 Maret 2022  |  16:17 WIB
Direktur Utama PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (HITS) Kemal Imam Santoso (kiri) berbincang dengan Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Y. Benyamin saat kunjungan HITS ke Redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Selasa (29/3). Bisnis - Arief Hermawan P.
Direktur Utama PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (HITS) Kemal Imam Santoso (kiri) berbincang dengan Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Y. Benyamin saat kunjungan HITS ke Redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Selasa (29/3). Bisnis - Arief Hermawan P.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten grup pelayaran Humpuss, PT Humpus Intermoda Transportasi Tbk. (HITS) bakal menawarkan anak usahanya ke publik alias melakukan penawaran umum perdana (IPO), yakni PT Humpuss Maritime International pada akhir 2022.

Direktur Utama Humpuss Intermoda Transportasi Kemal Imam Santoso menjelaskan tengah menyiapkan satu klaster anak usahanya untuk initial public offering pada akhir tahun.

"Kami menyiapkan satu klaster yang Insyaallah akhir tahun ini di-IPO-kan, Humpuss Maritim International. Kalau lihat Humpuss Intermoda ada klaster LNG yang terbuka [GTSI] dan nanti klaster maritim service terbuka juga," jelasnya dalam kunjungan ke Kantor Bisnis Indonesia di Wisma Bisnis Indonesia, Selasa (29/3/2022).

Penawaran umum perdana tersebut memberikan kesempatan bagi pasar modal Indonesia yang memiliki kapitalisasi sangat besar tetapi masih minim tempat mendarat investasi.

Selain itu, IPO diharapkan dapat meningkatkan performa tata kelola perusahaan yang baik atau good clean governance (GCG) sekaligus membentuk valuasi yang terstandardisasi internasional.

Calon emiten ini bakal melepas 15--20 persen saham dari modal ditempatkan dan disetorkan. Dengan estimasi dana yang dikumpulkan mencapai Rp250 miliar.

Direktur Humpuss Intermoda Transportasi Deddy Hudayana menjelaskan Humpuss Maritime International bakal memiliki 4 lini bisnis utama.

Keempat lini bisnis tersebut, pengerukan, layanan aktivitas pelabuhan seperti pandu dan tunda kapal, angkutan petrochemical (methanol, avtur, hingga solar), dan pendidikan maritim.

Pelaksanaan IPO ini bakal menggunakan laporan keuangan per 30 Juni 2022 atau kuartal II/2022.

"Potensinya sangat besar, terutama pada pendidikan karena setidaknya membutuhkan 10--30 personil satu kapal itu bergantung ukurannya. Kami sendiri total 40 kapal, itu menyerap sejumlah orang dikali dua ada yang stand by ada banyak kebutuhan tersebut," tuturnya.

Emiten berkode HITS ini berkunjung pada Selasa (29/3/2022) ke Wisma Bisnis Indonesia dan diterima oleh Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Y. Benyamin dan Direktur PT Bisnis Indonesia Gagaskreasitama Chamdan Purwoko.

Hari ini, harga saham HITS turun 4,41 persen atau 30 poin menjadi 650. Namun, sepanjang tahun berjalan, harga saham HITS melonjak 69,27 persen atau 266 poin dengan kapitalisasi pasar Rp4,62 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia ipo humpuss intermoda transportasi humpuss
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top