Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantap! Wijaya Karya (WIKA) Torehkan Penjualan Rp17,81 Triliun di 2021

Kontribusi terbesar dari penjualan Wijaya Karya (WIKA) pada 2021 didapat dari segmen infrastruktur dan gedung.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 18 Maret 2022  |  15:49 WIB
rnDirut WIKA Agung Budi Waskito menjajal motor listrik Gesits di sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (21/11/2021) - Bisnis/Feni Freycinetia
rnDirut WIKA Agung Budi Waskito menjajal motor listrik Gesits di sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (21/11/2021) - Bisnis/Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) mencatatkan kinerja positif dengan penjualan menembus Rp17,81 triliun pada 2021.

Berdasarkan laporan keuangan hingga 31 Desember 2021, capaian pendapatan tersebut mengalami peningkatan sebesar 7,7 persen dibandingkan dengan 2020.

Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito mengatakan, kontribusi terbesar dari penjualan didapat dari segmen infrastruktur dan gedung yang kemudian diikuti secara berturut-turut oleh segmen energi dan industrial plant, industri, realty dan properti, dan investasi.

Agung menyampaikan bahwa peningkatan yang terjadi menunjukkan indikator positif dalam upaya pemulihan kinerja WIKA sepanjang 2021.

“Peningkatan penjualan terjadi setelah aktivitas operasi yang secara perlahan mulai pulih. Pada 2021, WIKA bahkan mampu menyelesaikan berbagai proyek-proyek strategis nasional di sektor bendungan, jalan tol, dan EPCC. Capaian-capaian tersebut yang kemudian mendukung WIKA untuk menorehkan hasil usaha positif dengan raihan laba sebesar Rp214,42 miliar,” ungkap Agung melalui kterangan resmi, Jumat (18/3/2022).

Lebih lanjut, Agung juga menyampaikan bahwa pada 2021, perseroan mencatatkan penurunan beban bunga sebesar 5,26 persen menjadi Rp1,16 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,22 triliun.

“Penurunan beban bunga ini merupakan buah dari upaya WIKA melakukan debt reprofiling dari pinjaman jangka pendek dengan bunga yang lebih tinggi menjadi Obligasi dan Sukuk bertenor panjang dengan kupon yang lebih rendah,” jelas Agung.

Di lantai bursa pada Jumat (18/3/2022), harga saham WIKA parkir di zonna merah, turun 5 poin atau 0,50 persen ke 1.000. Emiten dengan kapitalisasi pasar senilai Rp8,97 triliun ini mengantongi pembelian oleh asing senilai Rp262,87 juta hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya Kinerja Emiten bumn karya
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top