Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BEI: 23 Calon Emiten Antre Ingin IPO, Mayoritas Perusahaan Kakap

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih ada 23 perusahaan yang mengantre dalam pipeline initial public offering (IPO) hingga saat ini.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 11 Maret 2022  |  05:44 WIB
BEI: 23 Calon Emiten Antre Ingin IPO, Mayoritas Perusahaan Kakap
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan penawaran umum saham perdana (IPO) PT Bukalapak.com berpotensi mengerek nilai kapitalisasi pasar bursa sekitar Rp77,3 triliun hingga Rp87,3 triliun. - Bisnis/Dhiany
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih ada 23 perusahaan yang mengantre dalam pipeline initial public offering (IPO) hingga saat ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan sampai dengan 11 Maret 2022, telah ada 11 perusahaan baru yang mencatatkan saham atau IPO di BEI. Adapun total dana yang mampi dihimpun adalah sebesar Rp3,13 triliun.

“Di samping itu masih terdapat 23 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham [IPO] BEI,” ungkapnya Jumat (11/3/2022).

Nyoman mengatakan mayoritas perusahaan dalam pipeline IPO termasuk berskala besar. Yaitu dengan klasifikasi aset perusahaan merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017. Terdapat 1 satu perusahaan aset skala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar.

Lalu, 12 dua belas perusahaan aset skala menengah antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar. Terakhir, 10 perusahaan aset skala besar di atas Rp250 miliar.

Selain itu, Nyoman membeberkan jika perusahaan dari sektor konsumer siklikal menjadi yang paling banyak mengantre. Lalu ada 2 perusahaan teknologi dan 3 dari sektor energi.

Pada kemarin, BEI mencatatkan 2  tambahan emiten baru yang menjadi Perusahaan Tercatat ke-10 dan ke-11 pada tahun 2022 yaitu PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) dan PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA).

Jumlah perusahaan yang mencatatkan saham di BEI kini mencapai angka 777 emiten saham dengan penambahan kedua emiten itu dari total 888 Perusahaan Tercatat (saham, obligasi, sukuk, dan efek beragun aset).

“Pencapaian tersebut tentunya menjadi hal yang menggembirakan bagi BEI di tengah pemulihan ekonomi yang masih terus berlangsung. Dengan penambahan jumlah perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI, mengindikasikan kepercayaan para pelaku bisnis kepada pasar modal Indonesia senantiasa terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Berikut ini adalah rincian sektor dari masing-masing calon emiten berdasarkan data BEI:

  • 1 perusahaan dari sektor basic materials;
  • 2 perusahaan dari sektor industrials;
  • 1 perusahaan dari sektor transportation & logistic;
  • 2 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals;
  • 6 perusahaan dari sektor consumer cyclicals;
  • 2 perusahaan dari sektor technology;
  • 2 perusahaan dari sektor healthcare;
  • 3 perusahaan dari sektor energy;
  • 3 perusahaan dari sektor properties & real estate;
  • 1 perusahaan dari sektor infrastructures.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bei bursa efek indonesia ipo calon emiten
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top