Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Astra (ASII) Mau Bagikan Dividen Final Rp3,91 Triliun, RUPS April 2022

Astra International (ASII) bakal membagikan dividen final Rp194 per saham. Dengan jumlah saham beredar mencapai 20,19 miliar, maka total dividen final tersebut sebesar Rp3,91 triliun.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 26 Februari 2022  |  12:20 WIB
Astra (ASII) Mau Bagikan Dividen Final Rp3,91 Triliun, RUPS April 2022
Menara Astra. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten grup konglomerasi, PT Astra International Tbk. (ASII) mencatatkan kinerja ciamik sepanjang 2021. Perseroan bakal bagikan dividen final Rp3,91 triliun setelah RUPS pada April 2022.

Pendapatan bersih konsolidasian Grup ASII pada 2021 sebesar Rp233,5 triliun, meningkat 33 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Pendapatan tersebut hanya terpaut 1,6 persen lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2019

Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro menuturkan Astra bakal membagikan dividen final sebesar Rp194 per saham, sedangkan pada 2020 dividen final sebesar Rp87 per saham.

Dengan jumlah saham beredar mencapai 20,19 miliar lembar, total anggaran dividen final tersebut sebesar Rp3,91 triliun. Besaran dividen final tersebut akan diusulkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada April 2022.

"Dengan posisi keuangan yang kuat, Grup akan terus fokus mencari peluang bisnis baru untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan," urainya, Jumat (25/2/2022).

Dia melanjutkan dividen final yang akan diusulkan tersebut dan dividen interim Rp45 per saham yang telah dibagikan pada  Oktober 2021, akan menjadikan total dividen pada 2021 sebesar Rp239 per saham lebih tinggi dari dividen total pada 2020 yang sebesar Rp114 per saham. Dividen total mencapai Rp4,82 triliun.

Adapun, laba bersih Astra mencapai Rp20,2 triliun atau 25 persen lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2020.

Sebagai catatan, Astra memperoleh keuntungan dari penjualan sahamnya di Bank Permata pada 2020, dan jika tidak memperhitungkan keuntungan dari penjualan saham Bank Permata tersebut, laba bersih Grup pada tahun 2021 meningkat 96 persen.

Laba bersih pada 2021 hanya 7 persen lebih rendah dibandingkan tahun 2019. Nilai aset bersih per saham pada 31 Desember 2021 sebesar Rp4.250, meningkat 11 persen dibandingkan posisi pada 31 Desember 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aksi Korporasi dividen asii astra international
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top