Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PREMIUM WRAP-UP: Perang Rusia-Ukraina & Right Issue Emiten Tambang Emas MDKA

Invasi yang akhirnya dilakukan Rusia ke Ukraina bikin pusing. Pasar modal di puluhan negara bergerak lesu, diselimuti kekhawatiran.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  23:30 WIB
Sejumlah warga Ukraina bersiap meninggalkan ibu kota, namun perjalanan kereta api ternyata ditunda atau dibatalkan di stasiun kereta api Kyiv-Pasazhyrskyi di Kyiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). Pasukan Rusia menyerang Ukraina setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan operasi "demiliterisasi" Ukraina, yang memicu kecaman internasional dan ancaman AS akan "sanksi berat" lebih lanjut terhadap Moskwa serta membuat lantai bursa di sejumlah negara jatuh. - Bloomberg/Erin Trieb
Sejumlah warga Ukraina bersiap meninggalkan ibu kota, namun perjalanan kereta api ternyata ditunda atau dibatalkan di stasiun kereta api Kyiv-Pasazhyrskyi di Kyiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). Pasukan Rusia menyerang Ukraina setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan operasi "demiliterisasi" Ukraina, yang memicu kecaman internasional dan ancaman AS akan "sanksi berat" lebih lanjut terhadap Moskwa serta membuat lantai bursa di sejumlah negara jatuh. - Bloomberg/Erin Trieb

Bisnis.com, JAKARTA – Invasi Rusia ke Ukraina benar-benar terjadi. Manuver tersebut bikin dunia gelisah, tak kecuali investor di pasar global.

Mengacu laporan BEI, dari 36 pasar modal yang mereka pantau hari ini, Kamis (24/2/2022), 34 di antaranya mengakhiri perdagangan di zona merah. Termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tergelincir 1,48 persen ke level 6.817,82.

Tekanan yang dialami Indonesia memang tidak ringan, namun bukan berarti tidak ada negara yang mengalami guncangan pasar modal lebih parah.

1. Perang Ukraina Vs Rusia, Ini Dampaknya ke Pasar Modal Dunia dan Harga Komoditas

Filipina, Australia, Korea Selatan, Taiwan, Chile, Meksiko, AS, dan Israel adalah contoh beberapa negara yang pasar modalnya kolaps hari ini. Itu belum termasuk negara-negara Eropa seperti Austria, Perancis, Jerman, Irlandia, Israel.

Situasi paling parah, tentu saja, dialami Rusia. Indeks di negara tersebut mengalami koreksi abis-habisan 45,21 persen hanya dalam satu hari perdagangan.

Ulasan lebih lanjut mengenai dampak meletusnya perang Rusia vs Ukraina dapat dibaca di sini.

2. BlackRock Serok Saham Blue Chip Kala IHSG Cetak Rekor

Sebelum kena getah konflik Rusia-Ukraina hari ini, di Indonesia sendiri IHSG sebenarnya sempat beberapa kali memecahkan rekor sejak awal tahun.

Terakhir, IHSG sempat berada di level all time high lagi pada awal pekan keempat Februari.

Rapor positif awal pekan ini bukannya tidak menyisakan hal menarik. Salah satu fenomena yang cukup unik adalah langkah BlackRock, yang rajin mengakumulasi saham-saham blue chip di hari itu.

Saham-saham apa saja yang mereka borong?

Detail selengkapnya dapat Anda baca dalam ulasan ini.

3. Ambisi MNC Grup (BCAP) Perluas Bisnis, dari Fintech hingga Aset Kripto

Keputusan Grup MNC lewat PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP) untuk membentuk entitas holding digital bukan saja berdampak terhadap Bank MNC (BABP). Langkah tersebut otomatis membuat konglomerasi pimpinan Hary Tanoe juga agresif melengkapi ekosistem dengan menekuni bisnis-bisnis digital baru.

Beberapa yang sudah masuk dalam proyeksi adalah peer-to-peer lending dan pengelolaan aset kripto.

Grup MNC, lewat keterangan kepada otoritas bursa, juga menyatakan bahwa mereka akan melakukan kolaborasi dengan pihak ketiga lainnya demi memberikan nilai tambah untuk portofolionya.

"Perseroan bisa menciptakan sinergi dengan memberikan alternatif produk dan layanan baru kepada semua nasabah," kata Direktur Utama BCAP Wito Mailoa.

Penjelasan selengkapnya terkait niatan Grup MNC dapat Anda simak di sini.

4. Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik, JSMR & CMNP Siap Melaju Kencang?

Dua ruas tol dalam kota yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) akan mengalami penyesuaian tarif dengan naik Rp500.

Tarif baru untuk semua golongan Tol Dalam Kota Jakarta ruas Cawang — Tomang — Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit mulai berlaku pada 26 Februari 2022, pukul 24.00 WIB.

Kenaikan tersebut berpotensi menyulut kinerja JSMR maupun CMNP. Pasalnya, tol dalam kota merupakan kontributor penting bagi kantong pemasukan kedua perusahaan.

Lantas, bagaimana prospek saham JSMR dan CMNP? Keterangan selanjutnya dapat Anda cek di sini.

5. Mencermati Rights Issue MDKA di Tengah Kenaikan Harga Emas Akibat Kekhawatiran Perang

Emiten tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengumumkan aksi korporasi tambah modal. Langkah ini seiring penambahan portofolio bisnis perusahaan akan sumber emas baru yang dihasilan melalui akuisisi. 

Bagaimana prospeknya? Siapa yang menjadi investor dalam aksi tambah modal jumbo ini? Simak artikelnya di sini.

 

 

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rusia rekomendasi saham ukraina
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top