Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hasil Lelang Sukuk Negara Hari Ini, Penawaran Masuk Rp33,51 Triliun

Total penawaran yang masuk senilai Rp33,51 triliun untuk enam seri SBSN yang terdiri atas satu surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan empat project based sukuk (PBS).
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia/Antara-Prasetyo Utomo
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia/Antara-Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang surat berharga syariah negara atau sukuk negara, Selasa (22/2/2022), menghasilkan penawaran masuk senilai Rp33,51 triliun, lebih tinggi jika dibandingkan penawaran dua minggu sebelumnya.

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah telah kembali melakukan lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara.

Hasilnya, total penawaran yang masuk senilai Rp33,51 triliun untuk enam seri SBSN yang terdiri atas satu surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan empat project based sukuk (PBS).

Jumlah lelang kali ini tercatat naik 14,02 persen jika dibandingkan dengan jumlah penawaran lelang dua pekan lalu yaitu sebanyak Rp29,39 triliun tepatnya pada 8 Februari 2021.

Pada lelang kali ini, hasil penawaran masuk terbanyak tercatat pada seri SPNS09082022 dengan jatuh tempo 9 Agustus 2022 dengan total Rp21,47 triliun. Dari penawaran yang masuk, yield atau imbal hasil rerata tertimbang yang dimenangkan sebesar 2,40 persen dengan jumlah nominal dimenangkan Rp2,00 triliun.

Seri selanjutnya yang paling diincar oleh investor yakni PBS029 yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 dengan total penawaran masuk Rp5,26 triliun. Yield rerata tertimbang yang dimenangkan 6,41 persen dengan jumlah nominal yang dimenangkan Rp1,35 triliun.

Adapun, total nominal yang dimenangkan dari keenam seri yang ditawarkan senilai Rp9 triliun, lebih rendah dari target indikatif pemerintah yaitu sebesar Rp11 triliun. Sementara hasil lelang dua minggu sebelumnya pemerintah memenangkan penawaran sebanyak Rp11 triliun, sesuai dengan target indikatifnya sebesar Rp11 triliun.

Berikut hasil lelang yang dilaksanakan pada Selasa (22/2/2022):

Seri

Jatuh Tempo

Penawaran Masuk

Jumlah Dimenangkan

Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan

SPNS09082022 

9 Agustus 2022

Rp21,47 triliun

Rp2,00 triliun

2,40%

PBS031

15 Juli 2024

Rp1,73 triliun

Rp1,05 triliun

4,08%

PBS032

15 Juli 2026

Rp1,37 triliun

Rp900 miliar

4,90%

PBS030

15 Juli 2028

Rp1,78 triliun

Rp1,10 triliun

5.76%

PBS029

15 Maret 2034

Rp5,26 triliun

Rp2,35 triliun

6,41%

 

PBS033

15 Juni 2047

Rp1,91 triliun

Rp1,60 triliun

6,76%

 

Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper