Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

WIKA, TOBA, INDY Ekspansi Kendaraan Listrik, Saham Apa yang Layak Dicermati?

Sejumlah emiten seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), PT Indika Energy Tbk. (INDY), PT TBS Energy Utama Tbk. (TOBA), PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX), hingga PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) ekspansi kendaraan listrik.
rnDirut WIKA Agung Budi Waskito menjajal motor listrik Gesits di sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (21/11/2021)/Bisnis-Feni Freycinetia
rnDirut WIKA Agung Budi Waskito menjajal motor listrik Gesits di sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (21/11/2021)/Bisnis-Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah emiten di pasar modal masuk melakukan ekspansi ke dalam bisnis kendaraan listrik. Analis melihat sektor industri kendaraan listrik ini masih memiliki peluang untuk berkembang.

Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis Setyo Wibowo mengatakan, meskipun minat masyarakat terhadap kendaraan listrik masih kurang, tetapi, bisnis ini masih memiliki peluang untuk berkembang.

"Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik saat ini masih kurang karena masih kurangnya fasilitas seperti SPKLU," ujar Abdul kepada Bisnis, Rabu (9/2/2022).

Akan tetapi, lanjutnya, dengan adanya dorongan dari pemerintah dan PLN mengenai insentif yang diberikan, baik dari PLN seperti insentif untuk penambahan daya dan dari pemerintah yang diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 74/2021, hal ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Sebagai informasi, beberapa emiten menyampaikan melakukan ekspansi bisnis kendaraan listrik, seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) melalui Gesits, PT TBS Energy Utama Tbk. (TOBA), PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX), hingga PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS).

Dari deretan emiten tersebut, Abdul melihat masing-masing emiten tersebut berada dalam sektor yang berbeda dan kontribusi pendapatannya terbesarnya juga berbeda-beda.

"Untuk rekomendasi diluar prospek kendaraan listrik bisa di cermati WIKA karena saat ini WIKA sedang menguji resistance-nya. Bisa melakukan buy jika breakout," ujarnya.

Menurutnya, jika mampu breakout, maka saham WIKA akan melanjutkan ke level resistance selanjutnya 1.245-1.300. Adapun jika harganya ada pembalikan arah, maka harga bergerak ke level support selanjutnya di 1.085-1.060.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper