Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Omicron Lemahkan Dolar AS, Rupiah Terus Menguat

Rupiah terapresiasi 0,20 persen menjadi Rp14.274 per dolar AS pada pukul 09.01 WIB.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 22 Desember 2021  |  09:23 WIB
Petugas menunjukkan mata uang dolar AS dan rupiah di Money Changer, Jakarta, Senin (19/4/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Petugas menunjukkan mata uang dolar AS dan rupiah di Money Changer, Jakarta, Senin (19/4/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka menguat bersama mayoritas mata uang di kawasan Asia Pasifik pagi ini.

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (22/12/2021), rupiah terapresiasi 0,20 persen menjadi Rp14.274 per dolar AS pada pukul 09.01 WIB.

Mata uang Garuda menguat bersama dolar Singapura yang naik 0,04 persen, won Korea Selatan naik 0,19 persen, dan peso Filipina naik 0,03 persen.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.280 - Rp14.350 pada hari ini.

Dia mengatakan rupiah mengambil kesempatan saat dolar AS melemah. Adapun pelemahan greenback disebabkan oleh komentar Senator AS Joe Manchin baru-baru ini bahwa dia tidak akan mendukung paket Build Back Better Biden senilai US$1,75 triliun,

“Selain itu, Investor juga khawatir karena jumlah kasus Covid-19 di Eropa dan AS melonjak dan beberapa negara Eropa bersiap untuk memberlakukan pembatasan yang lebih ketat untuk memperlambat penyebaran kasus Omicron,” tulis Ibrahim dalam riset harian, dikutip Rabu (22/12/2021).

Di AS, masyarakat didorong untuk mendapat suntikan booster vaksin dan memakai masker. Pemerintah AS memperkirakan kasus Omicron menyumbang sebesar 73 persen dari semua kasus Covid-19 di sana.

Sementara itu, dari dalam negeri pelaku pasar optimistis bahwa pemerintah Indonesia bisa mencegah varian baru Omicron

Badan Penelitian dan Pengmbangan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes Kemenkes) mencatat sebaran kasus mutasi variant of Concern Covid-19 di Indonesia. Setidaknya sudah ada empat VoC yang tersebar di Indonesia, yakni Alpha B117, Delta B.1617.2, Beta B.135.1, dan Omicron B.1.1529.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah nilai tukar rupiah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top