Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Naik Sesi I, Saham BBCA dan BUKA Diborong Asing

IHSG menguat ke posisi 6.617,75 naik 0,23 persen atau 15,18 poin pada akhir sesi I.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 08 Desember 2021  |  12:35 WIB
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Rabu (8/12/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 11.30 WIB, IHSG menguat ke posisi 6.617,75, naik 0,23 persen atau 15,18 poin dari penutupan sebelumnya. IHSG sempat menyentuh level tertingginya pada 6.632,94 pada satu jam pertama perdagangan.

Tercatat, 249 saham menguat, 235 saham melemah dan 174 saham bergerak di tempat. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp8.319,03 triliun.

Investor asing tercatat masih membukukan aksi net foreign buy sebesar Rp3,01 triliun. Hal ini karena ada aksi beli bersih asing di pasar negosiasi dan tunai sebesar Rp3,23 triliun, sementara di pasar reguler asing masih mencatatkan net foreign sell sebesar Rp224,7 miliar.

Saham emiten bank grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling diburu asing sebesar Rp65,3 miliar dan sahamnya naik 1,36 persen atau 100 poin ke level 7450.

Selanjutnya, asing juga memborong saham PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) yang sebesar Rp35 miliar dan harga sahamnya sudah naik 8,56 persen atau 38 poin ke level Ep482. Asing juga memborong saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) sebesar Rp27,3 miliar.

Di sisi lain, aksi jual asing paling banyak pada saham emiten baru PT Avia Avian Tbk. (AVIA) dengan net sell Rp133,3 miliar membuat sahamnya langsung anjlok 6,99 persen ke level 865.

Selanjutnya, asing juga melego saham TLKM, BBNI, ASII, dan UNTR masing-masing sebesar Rp68,7 miliar, Rp61,1 miliar, Rp30,3 miliar, dan Rp23,8 miliar.

PT Bank Ganesha Tbk. (BGTG) menjadi top gainers sesi I dengan naik 19,85 persen atau 52 poin ke level 314. Menyusul, ada saham PT Agro Yasa Lestari Tbk. (AYLS) yang naik 15,89 persen.

Di sisi lain, saham AVIA menjadi top losser dengan anjlok 6,99 persen bersama saham PT Ace Oldfields Tbk. (KUAS) yang melemah 6,99 persen atau 13 poin ke level 173.

Sebelumnya, CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.502 - 6.636 melihat pola gerak IHSG terlihat sedang berusaha menggeser rentang konsolidasinya ke arah yang lebih baik.

“Namun selama IHSG belum mampu dipertahankan diatas resisten level terdekat maka peluang koreksi wajar masih terbuka lebar,” ujarnya pada riset harian, Rabu (8/12/2021).

Menurut William, pasca-rilis data perekonomian cadangan devisa yang menunjukkan perekonomian Indonesia berada dalam kondisi yang stabil dan terkendali akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI bca bukalapak
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top