Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Erick Thohir: 2 BUMN IPO dan 5 BUMN Rights Issue pada 2022, Apa Saja?

Pertamina Geothermal Energy merupakan cucu pertamina yang bergerak di bidang energi panas bumi, rencananya melakukan IPO pada kuartal II/2022.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  14:43 WIB
Tampilan layar menampilkan Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan saat Pelepasan Jelajah BUMN 2021 BUKANJAGOKANDANG di Jakarta, Kamis (29/7/2021). Jelajah BUMN Bukan Jago Kandang diharapkan dapat memberi informasi bagi masyarakat luas mengenai apa saja yang sudah dan akan dilakukan perwakilan BUMN Indonesia di luar negeri. Termasuk, apa saja potensi bisnis yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang yang lebih luas. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Tampilan layar menampilkan Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan saat Pelepasan Jelajah BUMN 2021 BUKANJAGOKANDANG di Jakarta, Kamis (29/7/2021). Jelajah BUMN Bukan Jago Kandang diharapkan dapat memberi informasi bagi masyarakat luas mengenai apa saja yang sudah dan akan dilakukan perwakilan BUMN Indonesia di luar negeri. Termasuk, apa saja potensi bisnis yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang yang lebih luas. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian BUMN siap mengawal aksi penawaran umum perdana saham 1 BUMN, dan 1 anak usaha BUMN di lantai bursa. Selain itu, sebanyak 5 BUMN juga berencana menerbitkan saham baru via rights issue

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut sejumlah BUMN dan anak usahanya akan melakukan initial public offering (IPO) di pasar modal. Terdekat, PT Pertamina Geothermal Energy dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bakal melakukan IPO.

"Untuk 2022, kami akan go public Geothermal energy, kita tahu dorongan dunia mengenai green energy, green economy. Kita tetap mesti ikut globalisasi tetapi bukan berarti kita membuka sumber daya alam sebesar-besarnya untuk pertumbuhan negara lain, tetapi kita prioritaskan untuk pertumbuhan negara kita," jelasnya dalam Rapat Kerja di Komisi VI DPR, Kamis (2/12/2021).

Pertamina Geothermal Energy merupakan cucu pertamina yang bergerak di bidang energi panas bumi, rencananya melakukan IPO pada kuartal II/2022.

PGE terang Erick bakal fokus sebagai alternatif bagian dari green electric eco lifestyle untuk listrik, menjadi bagian dari transformasi 15 giga watt PLN ke energi terbarukan.

Adapun, rencana go public ASDP merupakan bagian dari mendukung aktivitas pelayanan sekaligus aktivitas korporasi perusahaan.

"ASDP akan go public, kondisi kapal semakin tua, ini membahayakan kita untuk mendasarkan transportasi dengan kondisi seperti ini, keselamatan publik menjadi kunci, harus mencari alternatif pendanaan, tak mungkin PMN, perbaiki kapal ferry terbaru keselamatan penumpang terjadi," katanya.

Upaya go public ini menjadi bagian dari alternatif pendanaan agar BUMN bisa lebih mandiri memperbaiki dengan cara-cara lain sehingga dapat melayani publik dan dengan korporasi yang lebih baik.

Di sisi lain, rencana rights issue atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) akan dilaksanakan oleh 5 emiten BUMN yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS), dan PT Kimia Farma Tbk. (KAEF).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN ipo right issue Aksi Korporasi
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top