Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Maskapai Terpukul Omicron hingga INDF Tahan Banting di Tengah Pandemi

Maskapai penerbangan kembali menghadapi ketidakpastian aturan terkait kesehatan masyarakat di tengah munculnya varian baru virus corona Omicron. Hal itu juga mengganggu rencana pelaku perjalanan yang akhirnya menyurutkan permintaan.
Febrina Ratna Iskana
Febrina Ratna Iskana - Bisnis.com 30 November 2021  |  10:41 WIB

Bisnis, JAKARTA - Industri penerbangan kembali tertekan dengan munculnya varian baru virus corona bernama Omicron. Hal itu menjadi pukulan bagi maskapai penerbanganyang masih terhuyung-huyung dari dampak pandemi Covid-19 selama hampir dua tahun terakhir.

Maskapai penerbangan juga kembali menghadapi ketidakpastian aturan terkait kesehatan masyarakat yang berubah-ubah. Satu per satu negara melarang penerbangan dari Afrika Selatan, tempat yang diduga asal pertama kali varian Omicron, dan beberapa negara di sekitarnya.

Kebijakan tersebut berpotensi menganggu rencana pelaku perjalanan. Hal itu pun meluruhkan harapan maskapai penerbangan untuk panen permintaan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru.

Berita mengenai bisnis maskapai penerbangan di tengah munculnya varian Omicron menjadi salah satu pilihan editor Bisnisindonesia.id. Selain berita dari sektor ekonomi dan bisnis, redaksi Bisnisindonesia.id juga menyajikan beragam berita finansial dan pasar modal yang dikemas secara mendalam dan analitik.

Berikut intisari dari setiap berita pilihan:


1. Masih Terhuyung-huyung, Maskapai Kena Pukul

Munculnya varian baru virus corona, Omicron, mendorong sejumlah negara menerapkan aturan perjalanan yang lebih ketat. Seperti Jepang yang melarang pelancong dari luar negeri mulai 30 November 2021. Hal itu diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Fumio Kishida di Tokyo pada Senin (29/11/2021).

Inggris juga kembali menerapkan ketentuan wajib tes PCR bagi seluruh penumpang pesawat yang tiba di sana. Setiap pendatang juga harus melakukan isolasi mandiri sampai memperoleh hasil tes negatif.

Sementara itu, Israel menutup akses bagi WNA selama 14 hari. Filipina menyatakan pelaku perjalanan dari Eropa, seperti Swiss dan Belanda, tidak akan disambut dalam beberapa hari ke depan.

Singapura juga telah memutuskan menunda peluncuran perjalanan bagi pelancong yang telah divaksin dari beberapa negara yang selama ini menjadi tempat transit pelaku perjalanan dari Afrika, seperti Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

“Ini terjadi pada saat maskapai akan berusaha untuk meningkatkan likuiditas dan profitabilitas dan setelah 18 bulan masa-masa sulit memperoleh pendapatan,” kata Kepala JLS Consulting John Strickland di London, dikutip Bisnis.com dari Bloomberg, Senin (29/11/2021).

Hal itu pun memaksa sejumlah maskapai penerbangan menghentikan sejumlah rute perjalanan. Salah satunya British Airways, yang menghentikan penerbangan ke Hong Kong setidaknya hingga 30 November 2021.

Kebijakan tersebut juga terpaksa diambil setelah satu karyawan dinyatakan positif Covid-19 dan staf dikarantina. Maskapai itu mengatakan akan terus meninjau operasinya seiring dengan perkembangan situasi.

Dari dalam negeri, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menunda penerbangan langsung wisatawan dari Tokyo ke Bali setelah omicron merebak di sejumlah negara. Penundaan itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Senin (29/11/2021).

“Walau sudah ada berita baik Garuda akan melaksanakan penerbangan langsung dari Haneda, Tokyo, ke Bali dengan beberapa wisatawan menggunakan direct flight, tetapi karena adanya varian baru, kami tunda,” kata Sandi.

2.Gotong Royong Siapkan Amunisi dan Pemanis Investasi Hulu Migas

Sejumlah strategi dan amunisi telah disiapkan untuk menarik investasi ke sektor hulu migas. Industri tersebut memang membutuhkan permodalan yang tidak sedikit untuk mengoptimalkan potensi yang ada.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan ke depannya, pemerintah akan proaktif mendesain kebijakan dan regulasi untuk bisa memicu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ataupun perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan pengeboran sumur migas lebih condong ke Indonesia.

Dia menyampaikan bahwa target investasi hulu minyak dan gas hingga akhir tahun ini bisa mencapai US$11 miliar atau sekitar Rp157,57 triliun (kurs Rp14.324 per US$).

“Dalam catatan kami, realisasi investasi untuk hulu migas di tahun ini US$12 miliar kurang lebih, realisasinya US$9 miliar dan target akhir tahun ini bisa sekitar US$11 miliar,” katanya dalam acara IOG 2021, di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Senin (29/11/2021).

Kementerian Investasi pun akan mendorong investasi di sektor hulu migas naik menjadi US$15 miliar hingga US$16 miliar pada masa mendatang. “Formulasinya bagaimana, ini kami minta masukan dari pelaku usaha agar jadi formulasi kebijakan negara,” katanya.

Selain itu, Bahlil juga menyampaikan bahwa pada 2022 pihaknya akan mulai mengurus perizinan dan hal-hal terkait lainnya. “Insyaallah, di 2022 hulu migas akan masuk ke dalam bagian dari investasi yang akan dilayani di Kementerian Investasi,”ujarnya.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan implementasi Undang-Undang Cipta Kerja yang mendorong proses perizinan terjadi satu pintu, baik di hulu maupun hilir. Adapun, pemerintah bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memiliki visi jangka panjang pada industri hulu migas, yakni capaian target produksi 1 juta barel minyak per hari (bopd) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (bscfd) pada 2030.


3. Tahan Banting di Tengah Pandemi, INDF Beberkan Rahasianya

Emiten produsen barang konsumsi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk., terus melancarkan sejumlah strategi agar tetap tahan banting di tengah pandemi. Mulai dari mempererat kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM), hingga memperkuat teknologi.

Direktur Indofood, Franciscus Welirang, mengatakan perseroan tetap melaksanakan strategi yang disusun baik secara internal maupun eksternal.

Untuk internal, Franciscus menyebut penerapan protokol kesehatan menjadi yang paling utama. Selain itu, emiten dengan kode saham INDF ini juga terus memperbaiki teknologi yang digunakan sesuai dengan perkembangan industri 4.0.

“Untuk keluar, hubungan dengan pelanggan dipererat karena pelanggan kami bagian terbesarnya melalui pasar yaitu UKM,” kata Franciscus, Senin (29/11).

Petugas sedang menurunkan karton produk mi instan Indomie. Mi instan merupakan salah satu produk unggulan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), salah satu anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF)./indofood.com

Sejauh ini, setidaknya sudah ada hampir 31.000 UKM yang bermitra dengan Indofood melalui Bogasari Mitra Card (BMC). Adapun, di dalam kartu BMC itu terdapat manfaat seperti pemberian asuransi kesehatan, asuransi kebakaran, maupun insentif lainnya.

Franciscus melanjutkan bahwa perseroan selalu memberikan motivasi agar para UKM berkreasi khususnya di bidang terigu. Dia mengatakan tepung terigu merupakan bagian tengah (intermediate) yang dapat memanfaatkan produk-produk lokal lainnya seperti buah-buahan maupun bumbu masakan.

Dengan mendorong mitra UKM tumbuh, Franciscus meyakini hal itu akan berimbas pada pertumbuhan INDF sendiri. “Konsep dasar kami yaitu terus tumbuh bersama dengan seluruh pelanggan kami. Kami akan terus aktif mendorong mereka tumbuh karena kami juga tumbuh bersama mereka,” tutur Franciscus.


4. WMPP Tawarkan Saham Seratusan Perak, Targetkan Laba Triliunan

Induk grup Widodo Makmur, PT Widodo Makmur Perkasa Tbk., segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan itu pun menetapkan harga penawaran yang cukup terjangkau dalam aksi penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

Dalam prospektus yang diterbitkan di Harian Bisnis Indonesia pada Senin (29/11/2021), calon emiten dengan kode saham WMPP itu menetapkan harga penawaran Rp160 per saham. Perseroan rencananya menawarkan 4,41 miliar saham baru yang merupakan saham biasa atas nama.

Porsi tersebut mewakili 15,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Dengan demikian, perseroan akan mengantongi Rp707,04 miliar untuk ekspansi.

Tak hanya itu, Direktur Utama Widodo Makmur Perkasa Tumiyana menyebut perseroan telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp10,9 triliun. Jika dijabarkan secara detail, Tumiyana menyebut rata-rata capex WMP hingga 2025 mendatang sebesar Rp1,6 triliun hingga Rp1,8 triliun per tahunnya.

“Belanja modal adalah cara meningkatkan penerimaaan, karena tanpa ada peningkatan produksi maka target perusahaan tidak dapat tercapai,”ujarnya dalam konferensi pers Penawaran Umum Perdana Saham Widodo Makmur Perkasa, Kamis (28/10/2021).

Belanja modal tersebut bakal digunakan untuk seluruh lini bisnis perusahaan, yaitu peternakan sapi terintegrasi, pengolahan makanan berbasis daging, peternakan ayam terintegrasi, komoditas pertanian, serta konstruksi dan energi terbarukan. Perusahaan optimistis langkah tersebut akan berimbas pada kinerja positif perusahaan.

Dengan belanja modal yang besar, Tumiyana memprediksi rata-rata pertumbuhan bottom line WMP di sekitar 59 persen dalam rentang 2020 hingga 2025 mendatang. Untuk tahun depan dia optimistis laba bersih perseroan mencapai Rp1 triliun lebih pada 2022.

“Dengan ekspansi yang dilakukan, kami perkirakan bottom line perusahaan pada tahun 2022 di kisaran Rp1,05 triliun. Pada tahun 2022 kami targetkan pendapatan tumbuh 110 persen, sedangkan laba sekitar 95 persen,” ujarnya.


5. Bersih-bersih Aset Kripto Lokal Ilegal

Pasar kripto global sebelumnya diramaikan oleh kemunculan aset crypto Squid Game yang hilang membawa dana investor. Di Tanah Air, aksi bersih-bersih aset kritpo ilegal juga terus berlanjut yang berakhir dengan penghentian perdagangan.

Startup atau perusahaan rintisan di bidang blockchain dan aset crypto, Indodax menghentikan aktivitas perdagangan aset kripto, Vidy Coin dan VidyX, pada Selasa (30/11/2021).

Keputusan tersebut sebagai tindak lanjut laporan dari Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 12 Oktober 2021 yang menghentikan kegiatan PT Rechain Digital Indonesia. Penghentian aktivitas berkaitan dengan kegiatan perusahaan yang melakukan penawaran aset kripto dengan sistem penjualan langsung atau multilevel marketing tanpa izin dari Kementerian Perdagangan.

"Berkaitan dengan hal tersebut, Indodax melakukan delisting terhadap Vidy dan VidyX,” tulis manajemen Indodax dalam laman resminya, dikutip Senin (29/11/2021).

Tindakan tersebut disampaikan juga berkaitan dengan komitmen Indodax yang menyediakan aset kripto berkualitas. Dengan penutupan akses perdagangan, semua aktivitas trading aset kripto tersebut akan ditutup, sehingga bagi investor yang memiliki transaksi berjalan akan dibatalkan secara otomatis.

Kemudian, deposit dan penarikan saldo aset kripto VIDY dan VIDYX akan ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. Oleh sebab itu, Indodax menyarankan para nasabahnya untuk segera melakukan pemindahan kedua aset kripto tersebut ke dompet pribadi.

“Anda tidak perlu khawatir dengan saldo VIDY & VIDYX Anda karena tetap akan aman tersimpan di sistem kami,” terangnya.

Sebelumnya, Satgas Waspada Investasi OJK telah mengumumkan penghentian delapan entitas cryptocurrency yang melakukan kegiatan investasi tanpa izin bersamaan dengan daftar entitas investasi ilegal yang ditangani Satgas Waspada Investasi OJK per Oktober 2021.

Kedelapan entitas tersebut adalah Koperasi ECE atau Koperasi ECE Mustika Santri yang dihentikan terkait kegiatan investasi aset crypto dengan bunga 1 persen per hari tanpa izin.

Tujuh entitas lain dihentikan karena kegiatan investasi aset kripto tanpa izin, yaitu CRYPTO MANIA CLUB (www.cryptomaniaclubs.com), COIN ME 10 Crypto, Saco Wallet, Inacoin Academy, Inacoin Cash, Inacoin Owner Community, dan Inacoin Asia.

Selamat membaca!


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas emiten ipo indofood maskapai penerbangan Virus Corona mata uang kripto aset kripto
Editor : Febrina Ratna Iskana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top