Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Suasana di smelter milik PT Timah Tbk. (TINS) di Mentok, Bangka, Indonesia, Selasa (19/11/2013). - Bloomberg/Dimas Ardian
Lihat Foto
Premium

Paradoks dan Prospek Saham Timah (TINS)

PT Timah Tbk. berencana melipatkan produksi hingga akhir tahun untuk memenuhi rencana kerja, berdampak pada harga dunia?
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
16 November 2021 | 22:30 WIB

Bisnis.com¸ JAKARTA – PT Timah Tbk. (TINS), emiten produsen timah yang saham mayoritasnya digenggam BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) terus berjuang menggeber kinerja. Perseroan masih konsisten mengupayakan capaian pengolahan 30.000 ton biji timah untuk dijadikan 34.000 ton logam sampai akhir tahun.

“Dalam rangka mempertahankan keberlangsungan bisnis perseroan, aktivitas eksplorasi atau penemuan cadangan baru juga terus dilakukan. Perseroan terus berupaya secara intensif untuk meningkatkan kemampuan dalam memproduksi bijih timah,” ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko TINS Wibisono dalam pernyataannya pekan lalu (10/11/2021).

Akibat pandemi yang belum pulih seutuhnya, terhitung hingga akhir September lalu, TINS tercatat baru merealisasikan produksi timah 17.929 ton atau 59,76 persen dari target. Maka, tidak heran bila perseroan memancang ambisi besar lewat peningkatan produksi.

Namun, bukan berarti agresivitas penguatan produksi tersebut tidak menimbulkan paradoks.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top