Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Sepekan: 10 Saham Paling Diburu Investor Asing, KLBF hingga BBTN

Saham emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) memimpin jajaran top 10 net foreign buy sebesar Rp424,9 miliar.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 05 November 2021  |  19:33 WIB
Karyawan berada di dekat monito pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/1). Bisnis - Nurul Hidayat
Karyawan berada di dekat monito pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/1). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing tercatat melakukan aski beli bersih atau net buy sebesar Rp1,51 triliun dalam sepekan terakhir yaitu 1-5 November 2021. 

Berdasarkan data RTI, saham emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) memimpin jajaran top 10 net foreign buy sebesar Rp424,9 miliar. Dalam sepekan nilai transaksi KLBF mencapai Rp969,1 miliar.

Berikutnya ada saham perbankan milik BUMN, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan net buy Rp317,2 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) sejumlah Rp222,2 miliar.

Aksi beli bersih jumbo juga terjadi pada saham PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) net buy masing-masing Rp98,4 miliar dan Rp60,4 miliar.

Selanjutnya, ada saham PT Indofood CBP Sukses Markmur Tbk. (ICBP) dengan nilai beli bersih sebesar Rp56,5 miliar, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Rp54,1 miliar dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) Rp30,7 miliar.

Dua jajaran terakhir dari top 10 net foreign buy ini ada saham PT London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) senilai Rp30,3 miliar dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) Rp27,7 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,07 persen atau 4,65 poin ke 6.581,78 pada akhir perdagangan Jumat (5/11/2021). Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di rentang 6.550,17–6.608,42.

Analis Henan Putihrai Sekuritas, Liza Camelia menuturkan rilis data pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) kuartal III/2021 menekan pergerakan IHSG menembus level 6.600.

Lebih lanjut, Liza menjelaskan indeks LQ45 masih belum berhasil bangkit sehingga trader disarankan untuk melirik saham di lapis kedua yang keliatan memiliki kemampuan untuk melewati level resistance.

"Minggu depan kita pantau saham blue chip dari perbankan seperti BBCA apakah bisa rebound, Bank Mandiri ditutup di area support pergerakan BMRI memengaruhi IHSG kedepannya," katanya seperti dikutip melalui YouTube IDX Channel, Jumat (5/11/2021).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG net buy investor asing
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top