Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

The Fed Umumkan Mulai Tapering Akhir Bulan, Wall Street Tembus Rekor Lagi!

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,29 persen ke level 36.157,58, sedangkan indeks Nasdaq Composite naik 0,65 persen ke 4.660,57 dan Nasdaq menguat 1,04 persen ke posisi 15.811,58.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 04 November 2021  |  05:28 WIB
The Fed Umumkan Mulai Tapering Akhir Bulan, Wall Street Tembus Rekor Lagi!
Pelaku pasar sedang memantau perdagangan di bursa New York Stock Exchange (NYSE), New York, AS, Senin (20/9/2021). - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat kembali menguat ke rekor tertinggi sepanjang masa pada Rabu (3/11/2021) setelah Federal Reserve mengumumkan akan memulai pengurangan program pembelian obligasi atau tapering.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,29 persen ke level 36.157,58, sedangkan indeks Nasdaq Composite naik 0,65 persen ke 4.660,57 dan Nasdaq menguat 1,04 persen ke posisi 15.811,58.

Ketiga indeks menguat ke rekor tertinggi sepanjang masa di hari kedua berturut-turut.

The Fed berencana memulai tapering akhir bulan ini dan akan berlanjut pada kecepatan US$15 miliar hingga Desember 2021. Di sisi lain, FOMC mengklarifikasi bahwa dapat mengubah kecepatan tapering sesuai kebutuhan.

“Komite menilai bahwa pengurangan serupa dalam laju pembelian aset bersih kemungkinan akan sesuai setiap bulan, tetapi siap untuk menyesuaikan laju pembelian jika dijamin oleh perubahan prospek ekonomi, ” kata pernyataan FOMC.

Di sisi lain, Gubernur The Fed Jerome Powell berusaha menekankan bahwa tapering tidak akan diikuti oleh kenaikan suku bunga segera. Dia mengatakan para pejabat dapat bersabar dalam pengetatan, tetapi tidak akan gentar dari tindakan jika dijamin oleh inflasi.

Kepala analis principan Global Investors Seema Shah mengatakan Powell sangat berhati-hati untuk tidak membuat kesalahan langkah, dengan tetap berpegang bahwa fokus mereka adalah pada tapering, bukan menaikkan suku bunga.

"Hal ini agak mengecewakan, karena kenaikan suku bunga adalah semua yang ingin dibicarakan pasar," ungkap Sheema, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (3/11/2021).

Pelaku pasar sebagian besar mempertahankan proyeksi waktu kenaikan suku bunga dari level sebelum keputusan Fed.

Di sisi kinerja emiten, produsen chip smartphone terbesar di dunia Qualcomm Inc., memberikan prospek yang lebih kuat dari perkiraan untuk kuartal saat ini.

Sementara itu, Booking Holdings Inc. melaporkan pemesanan kotor di atas proyeksi analis karena peningkatan tingkat vaksinasi Covid-19 di beberapa pasar membantu memacu rebound perjalanan sebelum varian delta masuk.

Platform streaming video Roku Inc. melaporkan kinerja kuartal III/2021 di atas ekspektasi. Adapun, Electronic Arts Inc. memberikan perkiraan pendapatan di kuartal ketiga yang secara luas sejalan dengan perkiraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as wall street federal reserve
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top