Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bitcoin Menguat Setelah Inggris Larang Operasional Binance

Regulator keuangan Inggris melarang afiliasi global Binance beroperasi di Negeri Ratu Elizabeth tersebut. Hal ini ditanggapi biasa saja oleh investor kripto.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 29 Juni 2021  |  02:02 WIB
Bitcoin Menguat Setelah Inggris Larang Operasional Binance
Ilustrasi Mata Uang Kripto Bitcoin - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bitcoin menguat setelah para investor kripto menanggapi dengan santai masalah larangan Inggris atas operasional Binance.

Cryptocurrency yang paling banyak diperdagangkan ini naik sebanyak 8 persen dan baru-baru ini diperdagangkan sekitar US$34.580 di New York. Pasar kripto yang lebih luas juga menunjukkan kenaikan, dengan total valuasi naik sekitar 5 persen menjadi US$1,44 triliun, menurut CoinGecko.

Minggu kemarin (27/6/2021), regulator keuangan Inggris melarang afiliasi global Binance beroperasi di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Huobi, salah satu platform perdagangan mata uang kripto yang populer di China, mengatakan bahwa penggunanya dari Inggris dilarang untuk melakukan perdagangan derivatif.

Penguatan kripto dari tindakan regulasi yang keras sering ditafsirkan sebagai tanda bahwa pasar sedang 'matang'.

Pasar juga tampaknya mendapat dorongan lebih lanjut dari kegagalan Bitcoin untuk menembus level dukungan US$30.000 selama akhir pekan.

“Kami melihat level US$30.000 pada Bitcoin dipertahankan dengan cukup baik dengan sejumlah tes pada level itu selama sebulan terakhir,” kata Vijay Ayyar, Kepala Asia-Pasifik di Luno Pte.

"Kami melihat banyak tekanan ke bawah pada harga yang dipertahankan, jadi ini terlihat cukup bullish pada saat ini," lanjutnya.

Bitcoin telah kehilangan sekitar setengah nilainya dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran akan dampak lingkungannya dan karena regulator secara global - terutama di China - tengah menyoroti industri ini. Bitcoin sempat mencapai rekor mendekati US$65.000 pada pertengahan April.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris bitcoin mata uang kripto

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top