Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan melintas di depan logo PT Astra International Tbk. - Bloomberg / Dimas Ardian
Premium

Meriahnya Portofolio Digital Grup Astra, Tak Hanya Halodoc dan Sayurbox?

27 April 2021 | 10:04 WIB
Sepertinya tak banyak yang tahu kalau Grup Astra, baik melalui PT Astra International Tbk. (ASII) maupun anak usaha lainnya, punya portofolio digital yang panjang. Apa rencana jangka panjangnya?

Bisnis.com, JAKARTA — Manuver Grup Astra menyuntik pendanaan hingga US$40 juta, atau setara Rp578 miliar lebih, untuk startup Halodoc dan Sayurbox memunculkan tanda tanya baru. Apakah grup konglomerasi rintisan William Soeryadjaya tersebut berniat banting setir dari upaya mengembangkan bisnis-bisnis digital lamanya?

Ambisi mengembangkan ekosistem digital, di mana semua layanan bisnisnya bisa dijangkau dalam genggaman tangan, memang bukan hal asing bagi PT Astra International Tbk. (ASII). Dari penelusuran Bisnis, tercatat tak kurang dari 37 aplikasi yang terpampang di Google Playstore dan Apple Appstore terafiliasi dengan bisnis-bisnis Astra.

ASII misal, entitas induk Grup Astra, mengembangkan setidaknya lima aplikasi ponsel pintar. Mulai dari Auto2000 (layanan dealer mobil Toyota), kanal layanan pengguna Daihatsu yakni Astra Daihatsu Mobile, aplikasi keamanan berkendara Anavigo, Delivery Management System yang merupakan layanan ekspedisi darat perseroan, hingga Motorku X.

Itu belum termasuk aplikasi-aplikasi lain yang dikembangkan oleh entitas anak perseroan di segmen suku cadang kendaraan bermotor lewat PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO), segmen solusi yang dikelola PT Astra Digital Internasional dan entitas anaknya, segmen pembiayaan yang dikelola PT Astra Sedaya Finance, bisnis asuransi lewat Asuransi Astra, hingga layanan-layanan hasil kerja sama perseroan dengan perusahaan lain.

Namun, Head of Corporate Communication Astra International Boy Kelana Soebroto menyatakan bahwa investasi Grup Astra di Halodoc dan Sayurbox bukanlah upaya perseroan untuk mengalihkan fokus bisnis. Sebaliknya, dia mengatakan langkah investasi di kedua startup tersebut dilakukan untuk membuat iklim digital yang sudah dimiliki Astra makin bergeliat.

Boy menambahkan tidak tertutup kemungkinan ke depan akan ada upaya kerja sama saling menguntungkan antara layanan digital yang dimiliki Grup Astra dengan kedua startup itu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top