Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT Vale Indonesia Tbk. di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). - ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Premium

Saham Vale Indonesia (INCO) Masih Menggiurkan Meski Produksinya Lesu?

20 April 2021 | 16:21 WIB
PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mencatatkan penurunan produksi nikel pada awal tahun ini. Bagaimana pengaruhnya terhadap harga saham perseroan?

Bisnis.com, JAKARTA — Ambisiusnya program yang dicanangkan negara tidak lantas menggaransi suatu perusahaan pelat merah punya kinerja yang solid sepanjang tahun. Pelajaran tersebut agaknya bisa didapat ketika melihat rapor terkini emiten nikel yang kini sebagian sahamnya digenggam pemerintah, PT Vale Indonesia Tbk.

Sepanjang kuartal I/2021, kinerja emiten berkode saham INCO tersebut belum menunjukkan sinyal memuaskan di tengah tingginya ekspektasi publik seiring terbentuknya holding ekosistem baterai listrik Indonesia Battery Corporation (IBC).

Perseroan memang belum merilis kinerja keuangan sepanjang Januari-Maret tahun ini. Namun, jika mengacu ke volumenya, produksi nikel dalam matte yang dibukukan perusahaan hanya mentok di angka 15.198 ton.

Jumlah tersebut turun 14 persen jika dibandingkan rapor INCO pada periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy), yakni 17.614 ton. Sementara itu, jika dibandingkan volume produksi pada kuartal IV/2020, yang mencakup 16.445 ton, maka rapor INCO merosot 8 persen (quarter-to-quarter/qtq).

Ini adalah penurunan secara kuartalan kedua beruntun INCO. Secara angka, capaian produksi kuartal ini juga menjadi rapor terburuk sejak kuartal II/2019.

Perseroan sempat mengklarifikasi bahwa kinerja yang masih lesu terutama dipicu adanya aktivitas pemeliharaan. Namun, mereka belum menyiratkan akan merevisi target karena yakin penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri akan terus mengalami kemajuan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top