Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Rawan Koreksi, Cermati Saham Pilihan MNC Sekuritas Berikut Ini

Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (26/3), IHSG ditutup menguat 1,19 persen ke level 6.195. Sejak awal tahun, indeks komposit tumbuh 3,62 persen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  08:24 WIB
Karyawan memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/3/2021). Bisnis - Abdurachman
Karyawan memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/3/2021). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – MNC Sekuritas memperkirakan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) masih relatif terbatas dan rawan terkoreksi pada perdagangan Senin (29/3/2021).

Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (26/3), IHSG ditutup menguat 1,19 persen ke level 6.195. Sejak awal tahun, indeks komposit tumbuh 3,62 persen.

Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp294,94 miliar di sepanjang hari perdagangan terakhir pekan lalu. Sejak awal tahun investor asing membukukan net buy senilai Rp13,29 triliun.

Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan, selama IHSG belum mampu menembus resistance di 6.360, maka pergerakan IHSG saat ini sedang membentuk wave (iv) dari wave [c] dari wave 2 pada skenario merah.

“Hal tersebut berarti, penguatan IHSG akan relatif terbatas dan masih rawan terkoreksi untuk membentuk wave (v) dari wave [c] dari wave 2,” ungkap tim riset dalam laporannya, Senin (29/3/2021).

Adapun level penguatan IHSG diperkirakan berada pada rentang 6.200-6.250. sedangkan level koreksi IHSG berada pada rentang 5.980-6.100.

Sementara itu, level support IHSG berada pada 6.018 dan 5,735, sedangkan level resisten pada level 6.360 dan 6.400.

Berikut ini sejumlah saham yang menjadi rekomendasi MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini:

ANTM - Buy on Weakness (2,430)

Pada penutupan pekan kemarin (26/3), ANTM ditutup menguat signifikan sebesar 11,5 persen ke level 2,430, diiringi dengan tekanan beli yang besar. Selama tidak kembali terkoreksi ke bawah 2,100, maka posisi ANTM saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 5 pada skenario biru. Hal tersebut berarti ANTM masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 2,300-2,400

Target Price: 2,600, 2,900

Stoploss: below 2,100

 

JSMR - Spec Buy (4,150)

JSMR ditutup terkoreksi 1,2% ke level 4,180 pada perdagangan Jumat kemarin (26/3). Posisi JSMR saat ini diperkirakan berada di akhir wave [b] dari wave B. Hal tersebut berarti selama JSMR tidak terkoreksi ke bawah 4,130 secara agresif, maka JSMR berpeluang berbalik menguat.

Spec Buy: 4,130-4,180

Target Price: 4,500, 4,800

Stoploss: below 4,130

 

BBTN - Buy on Weakness (1,845)

BBTN ditutup menguat 3,4% ke level 1,845 pada Jumat kemarin (26/3) dan disertai dengan tekanan beli yang relatif besar. Selama tidak kembali terkoreksi ke bawah 1,765, maka posisi BBTN saat ini sudah berada di awal wave B. Hal tersebut berarti BBTN berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,800-1,845

Target Price: 1,900, 2,020

Stoploss: below 1,765

 

PTPP - Sell on Strength (1,495)

Pada perdagangan Jumat kemarin (27/3), PTPP ditutup menguat 1% ke level 1,495. Meskipun menguat, posisi PTPP saat ini diperkirakan sedang membentuk wave (C) dari wave [B], sehingga waspadai support yang berada di 1,450. Apabila PTPP menembus support tersebut, maka PTPP terkonfirmasi membentuk wave (C) dengan rentang koreksi di 1,200-1,400.

Sell on Strength: 1,500-1,550

 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top