Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Alasan Emiten Milik Suami Puan (RAJA) JO dengan Pertagas

Rukun Raharja (RAJA) meyakini kerja sama operasi dengan Pertagas dapat mengembangkan usaha perseroan dan melakukan ekspansi usaha di bidang pengangkutan minyak dan gas bumi.
Ilustrasi/Antara-Irsan Mulyadi
Ilustrasi/Antara-Irsan Mulyadi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) berkolaborasi dengan PT Pertamina Gas atau Pertagas  kerja sama untuk membangun dan mengoperasikan pipa minyak bumi koridor Balam – Bangka – Dumai dari Koridor Minas – Duri – Dumai yang dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang perseroan.

Rukun Raharja dan Pertagas akan menggarap proyek pembangunan dan pengoperasian pipa minyak bumi koridor Balam — Bangka — Dumai dan koridor Minas — Duri — Dumai senilai US$300,62 juta atau sekitar Rp4,34 triliun dengan asumsi kurs Jisdor Jumat (19/3/2021) Rp14.476 per dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan keterangan perseroan, porsi pendanaan kerja sama operasi (joint operation/JO) itu adalah 75 persen untuk Pertagas dan 25 persen oleh perseroan. Dengan demikian, emiten berkode saham RAJA itu akan berkontribusi sekitar US$75,15 juta terhadap proyek tersebut.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin (22/3/2021), Manajemen Rukun Raharja menjelaskan, emiten berkode saham RAJA itu memiliki kegiatan usaha yang sejenis dengan Pertagas. Keduanya sama-sama bergerak di bidang kegiatan usaaha minyak dan gas bumi.

RAJA dan Pertagas memandang bahwa kerja sama operasi sejalan dengan untuk melakukan suatu kerjasama untuk membangun dan mengoperasikan pipa minyak bumi koridor Balam – Bangka – Dumai dari Koridor Minas – Duri – Dumai yang dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang perseroan.

“Alasan dilakukannya transaksi adalah perseroan dapat mengembangkan usahanya dan melakukan ekspansi usahanya di bidang pengangkutan minyak dan gas bumi melalui pipa sehingga dapat memberikan manfaat terbaik khususnya kepada seluruh pemegang saham serta manfaat secara umum kepada masyarakat dengan penyediaan pipa untuk pengangkutan minyak dan gas bumi,” tulis Manajemen Rukun Raharja seperti dikutip, Senin (22/3/2021).

RAJA mengharapkan setelah rencana transaksi menjadi efektif perseroan dapat meningkatkan posisi secara signifikan dalam kegiatan usaha.

Untuk diketahui, Pertagas merupakan entitas usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan porsi saham 51 persen, PT Pertamina (persero) dengan porsi saham 48,99 persen, dan PT Pertamina Pedeve Indonesia sebesar 0,01 persen.

Kontribusi pendanaan dari RAJA sekitar US$75,15 juta untuk proyek JO tersebut merupakan 62 persen dari nilai ekuitas perseroan. Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 September 2020, total ekuitas RAJA sebesar US$121,08 juta.

Dengan demikian, transaksi tersebut merupakan transaksi material yang memerlukan persetujuan dari pemegang saham perseroan sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020 karena nilai transaksi melebihi 50 persen dari ekuitas perseroan.

Untuk memuluskan rencana tersebut, perseroan berencana akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 27 April 2021.

Berdasarkan komposisi kepemilikan saham per 31 Desember 2020, Hapsoro Sukmonohadi atau lebih dikenal Happy Hapsoro memiliki 32,59 persen saham RAJA. Sisanya, 31,54 persen dimiliki Sentosa Bersama Mitra, Johan Lensa 10,42 persen, dan masyarakat 25,45 persen.

Happy Hapsoro merupakan suami dari Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019 — 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Finna U. Ulfah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper