Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Garap Lido City, Emiten Properti Hary Tanoe Siap Rogoh Kocek Rp12,7 Triliun 

PT MNC Land Tbk. menyiapkan belanja modal belasan triliun untuk pengembangan MNC Lido City. Selama masa konstruksi, belanja modal akan didanai dari pinjaman bank dan institusi keuangan, penjualan (sales proceed), hingga transaksi saham.
Acara cut and fill yang menandai dimulainya pembangunan Movieland di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/2/2021)/Istimewa
Acara cut and fill yang menandai dimulainya pembangunan Movieland di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/2/2021)/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten entertainment hospitality PT MNC Land Tbk. akan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure senilai total Rp12,7 triliun untuk mengembangkan MNC Lido City.

Direktur MNC Land Alex Wardhana menjelaskan pengembangan MNC Lido City yang baru ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata itu akan dilakukan secara bertahap.

“Total capex Rp14,7 triliun terdiri dari MNC Lido City senilai Rp12,7 triliun dan MNC Bali Resort Rp2 triliun,” kata Alex dalam Group Meeting MNC Group Investor Forum 2021, Rabu (3/3/2021).

Lebih lanjut, Alex menjelaskan pengembangan infrastruktur di MNC Lido City akan dilakukan sesuai dengan tiap-tiap proyek. 

MNC Lido City akan dibangun di atas lahan seluas 3.000 hektare, terdiri dari berbagai fasilitas seperti taman bermain, hotel, resor, dan villa. Selanjutnya perumahan, transit oriented development, lapangan golf, hingga kebun raya.

Selama masa konstruksi, belanja modal akan didanai dari pinjaman bank dan institusi keuangan, penjualan (sales proceed), hingga transaksi saham.

“Dari perspektif global, sales proceeds dari residensial dan keanggotaan golf seharusnya bisa mendanai untuk proyek non-recurring,” jelas Alex.

Beberapa proyek awal yang akan digarap emiten dengan kode saham KPIG ini di MNC Lido City a.l. kawasan music and art, taman botanical, dan lapangan golf. Sedangkan area hotel, resor, dan vila akan dikerjakan kemudian.

Saham KPIG menguat 4,51 persen menjadi Rp139 pada akhir perdagangan sesi I Rabu (3/3/2021). Kapitalisasi pasar KPIG tercatat Rp11,21 triliun. KPIG merupakan bagian dari Grup MNC yang sebagian sahamnya dimiliki oleh pengusaha Hary Tanoesoedibjo.

Sebelumnya, Hary menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan pemerintah terhadap pembangunan kawasan ekonomi khusus Lido.

"Satu hal kami syukuri, KEK akan mempercepat pembangunan dari kawasan ini. Terima kasih atas dukungan Pemerintah, terima kasih atas kehadiran dan dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ibu Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo," papar Hary.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper