Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beda dengan IHSG, Indeks Bisnis-27 Ditutup Merah, Ada Apa ya?

Indeks Bisnis-27 ditutup melemah tipis 0,19 persen atau 0,97 poin ke level 514,725 pada perdagangan hari ini, Senin (22/2/2021).
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  16:37 WIB
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada pembukaan sesi perdagangan pekan ini, Senin (22/2/2021). Aksi jual investor asing terhadap saham PT Astra International Tbk. (ASII) jadi pemberat utama indeks.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 15.15 WIB, indeks hasil kerja sama Bisnis dengan BEI ini ditutup melemah tipis 0,19 persen atau 0,97 poin ke level 514.725. Adapun sepanjang hari, indeks bergerak di level 521,446-514,725.

Pelemahan terjadi padahal mayoritas konstituen bergerak di zona hijau. Sebanyak 13 emiten menguat, 3 emiten tidak bergerak dari harga pembukaan, dan 11 emiten bergerak di zona merah.

Diantara konstituen indeks, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) memimpin pelemahan hingga 4,03 persen ke level 5.950. Disusul PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) turun 2,09 persen dan ASII yang melemah 1,3 persen.

Saham ASII tertekan aksi jual asing sebesar Rp202,1 miliar dari total transaksi sebesar RP317 miliar. Saham anggota indeks lainnya seperti PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) juga tertekan aksi jual asing Rp81,3 miliar dari total transaksi Rp207 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang terkena aksi jual asing Rp34,4 miliar dari total transaksi Rp471 miliar.

Adapun, saham-saham yang menjadi penguat indeks yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang meningkat 7,6 persen ke level 2.830, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang naik 7,45 persen, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yang menguat 4,13 persen.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tajam pada perdagangan hari ini, Senin (22/2/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 23,38 poin atau 0,38 persen ke level 6.255. Indeks bergerak mulus sepanjang perdagangan di jalur hijau dan sempat menyentuh level 6.300.

Di sesi pertama, IHSG mencetak kenaikan tajam 1,1 persen 6.300,25 adapun sepanjang hari ini, indeks bergerak di rentang 6.255,31-6.312,87.

Berdasarkan sektor dalam klasifikasi JASICA, empat sektor saham menguat. Penguatan dipimpin oleh indeks JAKMINE sebesar 2,95 persen, kemudian disusul JAKTRADE sebesar 1,59 persen.

Secara keseluruhan, sebanyak 239 saham menguat, 224 saham melemah, dan 179 saham stagnan. Total transaksi mencapai 16,22 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp15,84 triliun hingga pukul 15.07 WIB.

Saham PT Bank Jago Tbk, PT Merdeka Copper Gold Tbk, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. menjadi tiga saham penggerak indeks. Saham ARTO melejit 16,53 persen ke level 10.925. Adapun saham MDKA dan AMRT menguat 7,22 persen dan 11,88 persen.

Sementara itu, di Asia bursa saham terpantau variatif. Indeks Topix di Jepang menguat 0,49 persen. Adapun indeks Shanghai Composite di China dan Kospi di Korea Selatan melemah masing-masing 1,45 persen dan 1,12 persen. Indeks Hang Seng di Hong Kong juga melemah 0,97 persen


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG indeks bisnis27
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top