Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siap-siap, IHSG Bakal Menguat Lagi, Rekomendasi Saham INDY hingga BMRI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal kembali menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (17/2/2021). Simak rekomendasi saham MNC Sekuritas, dari INDY hingga BMRI
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  07:30 WIB
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA -  Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menguat pada sesi Rabu (17/2/2021).

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Selasa (16/2/2021) IHSG ditutup menguat menguat sebesar 0,4 persen ke level 6.292. Posisi IHSG saat ini sudah menembus resistance 6.287.

MNC Sekuritas memprediksi, selama IHSG belum terkoreksi ke bawah 6.156, maka  potensi penguatan akan terbuka ke area 6.330 untuk membentuk wave B.

Namun, selama IHSG belum mampu menguat di atas 6.505, maka IHSG masih rentan koreksi membentuk wave C, terlebih jika IHSG secara agresif terkoreksi ke bawah 6.156 atau bahkan 6.069 dalam jangka pendek.

"Level support terkonfirmasi adalah 6.069 dan 6.156, sementara level resistance terkonfirmasi adalah 6.287 dan 6.505," demikian kutipan laporan tersebut.

Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk diperdagangkan hari ini:

  • INDY - Buy on Weakness (1,530)

Kemarin (16/2), INDY ditutup menguat 0,7% ke level 1,530. Selama INDY tidak terkoreksi ke bawah 1,455, maka kami perkirakan saat ini posisi INDY sedang berada di awal wave (v) dari wave [i] dari wave 5. Hal tersebut berarti, INDY berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,500-1,530. Target Price: 1,615, 1,720. Stoploss: below 1,455

  • TLKM - Buy on Weakness (3,210)

TLKM ditutup terkoreksi tipis 0,3% ke level 3,210 pada perdagangan kemarin (16/2). Posisi TLKM saat ini kami perkirakan sedang berada pada awal dari wave [iii] dari wave 5, sehingga TLKM diperkirakan masih berpeluang untuk menguat. Skenario ini akan gagal bila TLKM terkoreksi ke bawah 3,160.

Buy on Weakness: 3,190-3,210. Target Price: 3,500, 3,800. Stoploss: below 3,160

  • WTON - Buy on Weakness (378)

Pada perdagangan kemarin (16/2), WTON ditutup di level 378. Saat ini, posisi WTON kami perkirakan sedang berada bagian dari wave [c] dari wave B. Hal tersebut berarti, WTON masih berpeluang menguat kembali untuk membentuk akhir dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 368-378. Target Price: 400, 450. Stoploss: below 340

  • BMRI - Sell on Strength (6,475)

BMRI bergerak terkoreksi tipis 0,4% ke level 6,475 pada perdagangan kemarin (16/2). Kami perkirakan, pergerakan tersebut merupakan bagian dari wave [c] dari wave B dari wave (B), sehingga penguatan BMRI akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi. Adapun rentang koreksi BMRI berada pada 5,600-6,000 dan akan terkonfirmasi bila BMRI koreksi ke bawah 6,200.

Sell on Strength: 6,500-6,800

Disclaimer : Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top