Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja di pabrik sawit mengolah tandan buah segar menjadi CPO. - Bloomberg / Joshua Paul
Premium

Harga CPO Tiarap, Sampai Kapan Emiten Sawit Terkapar?

22 Januari 2021 | 21:38 WIB
Sempat menyita perhatian di awal tahun, saham-saham emiten penghasil minyak sawit (crude palm oil/CPO) urung menunjukkan tajinya pada pekan ketiga Januari 2021.

Bisnis.com, JAKARTA — Hampir semua emiten sawit, yang sebelumnya jadi primadona di lantai bursa, menutup rapor pekan ini dengan pergerakan cenderung stagnan, bahkan koreksi.

Adapun, saham PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) misalnya, ditutup melemah 275 poin alias 2,33 persen ke posisi Rp275 pada perdagangan terakhir Jumat (22/1/2021) pekan ini.

Secara year to date (ytd), AALI telah melemah 5,47 persen dari posisi Rp12.325. Sementara dalam sepekan terakhir, AALI melemah 3,71 persen dari harga Rp12.100 akhir pekan lalu.

Kondisi tidak beda jauh juga dialami PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Indonesia Tbk. (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP). Dua emiten Grup Salim tersebut sepanjang pekan ini mengalami koreksi masing-masing 5,2 persen dan 4,01 persen.

Nasib tidak beda jauh dialami PT Provident Agro Tbk. (PALM), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) hingga PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP) dalam sepekan terakhir.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai tren pelemahan harga yang membayangi emiten-emiten CPO dalam sepekan terakhir sebagai hal wajar. Sentimen penekan utamanya tidak lain adalah harga CPO yang terus mengalami koreksi hingga akhir pekan ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top