Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pasar Saham RI Laris Manis, Investor Asing Masuk Rp10,5 Triliun

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp10,570 triliun sepanjang 10 hari perdagangan 2021.
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (29/1/2020). JIBI/Bisnis/Himawan L Nugraha
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (29/1/2020). JIBI/Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung meningkat sepanjang 2021 seiring dengan masuknya dana investor asing hingga 10,57 triliun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing pada Jumat (15/1/2021) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp49,80 miliar, sehingga sepanjang tahun 2021 mencatatkan beli bersih sebesar Rp10,570 triliun.

Investor asing tampak memburu saham farmasi PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) dengan net foreign buy sebesar Rp109,15 miliar pada Jumat (15/1/2021). Saham KLBF naik 3,13 persen menjadi Rp1.6405 kemarin.

Saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) juga diborong asing dengan net buy Rp73,62 miliar. Saham ARTO terkena auto reject atas (ARA) karena naik 25 persen ke posisi 5.675.

Saham lain yang juga menjadi incaran adalah PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp54,76 miliar. Namun, saham induk Grup Astra itu terkoreksi 2,95 persen menjadi Rp6.575.

Dalam sepekan 11-15 Januari 2021, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan 1,85 persen dan berada pada level 6.373,412 dari posisi 6.257,835 pada penutupan pekan lalu. IHSG naik 2,61 persen sepanjang 2021.

Kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga ditutup meningkat 1,77 persen atau sebesar Rp7.430,367 triliun dari Rp7.301,016 triliun pada pekan sebelumnya.

Data rata-rata frekuensi harian selama sepekan turut meningkat sebesar 25,83 persen menjadi 1.870.589 kali transaksi dibandingkan 1.486.659 kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) melaporkan inflow atau aliran masuk modal asing di pasar keuangan domestik mencapai Rp4,77 triliun berdasarkan data transaksi pada 11-14 Januari 2021.

Di samping itu, total aliran modal asing yang masuk di pasar saham pada periode yang sama mencapai Rp7,86 triliun.

BI juga mencatat aliran modal asing yang keluar atau outflow dari pasar surat berharga negara (SBN) mencapai Rp3,09 triliun, sehingga total inflow pada 11-14 Januari 2020 mencapai Rp8,55 triliun.

“Berdasarkan data setelmen selama 2021 [year-to-date/ytd], nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto sebesar Rp8,55 triliun,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono melalui siaran pers, Jumat (15/1/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper