Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Diperkirakan Terkonsolidasi Esok Hari (14/1), Simak Rekomendasi Sahamnya

Pada perdagangan Rabu (13/1/2021), IHSG mampu ditutup menguat 0,62 persen atau 39,54 poin ke level 6.435,20. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks bergerak dalam kisaran 6.393,89-6.464,35.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  20:21 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020).  - Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan terkonsolidasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan esok hari, Kamis (14/1/2021).

Pada perdagangan hari ini, Rabu (13/1/2021), IHSG mampu ditutup menguat 0,62 persen atau 39,54 poin ke level 6.435,20. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks bergerak dalam kisaran 6.393,89-6.464,35.

Sebanyak 243 saham berhasil menguat, sedangkan 244 saham melemah, dan 143 saham stagnan.

Volume perdagangan hari ini mencapai 35,76 miliar saham dengan nilai mencapai Rp24,05 triliun. Sementara itu, investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy mencapai Rp1,07 triliun.

Sementara itu, sebanyak 9 dari 10 indeks sektoral terpantau menguat, dipimpin oleh sektor tambang yang melonjak 4,17 persen dan disusul oleh sektor industri dasar yang naik 1,56 persen. Di sisi lain, sektor konsumer melemah 1,28 persen.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan naiknya harga komoditas tambang energi maupun logam menjadi faktor penggerak di saat saham-saham terdampak dari vaksin terkoreksi. Investor terlihat berotasi ke sektor pertambangan melihat peluang penguatan. 

Secara teknikal, Lanjar menjelaskan meskipun IHSG menguat, Indikasi pergerakan yang menjenuh masih membayangi IHSG secara teknikal setelah membentuk pola 2 star in the north dan indikator stochastic yang berpotensi dead-cross pada area overbought.

“Sehingga kami perkirakan IHSG berpotensi alami kejenuhan dan cenderung terkonsolidasi melemah dengan support resistance di level 6.325 – 6.465,” tulis Lanjar dalam riset harian, Rabu (13/1/2021).

Reliance Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang masih dapat dicermati secara teknikal di antaranya ICBP, INDF, JSMR, KLBF, LPCK, MAIN, MAPI, TBIG, dan TOWR.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top