Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Refleksi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/9/2020). IHSG kembali bangkit setelah empat hari berturut-turut berada di zona merah dengan ditutup menguat 103,03 poin atau 2,13 persen ke posisi 4.945,79. - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Premium

Ada Sentimen Vaksinasi, Sejumlah Emiten Ini Perlu Dicermati

11 Januari 2021 | 14:36 WIB
Proses vaksinasi Covid-19 yang akan dimulai pekan ini dinilai akan menjadi salah satu penopang January Effect di pasar modal. Lalu emiten mana saja yang layak dicermati?

Bisnis.com, JAKARTA – Sentimen vaksinasi mungkin saja akan memberikan kekuatan bagi kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau, dan menjadi penopang January Effect pada awal tahun. 

Adapun vaksinasi dijadwalkan sekitar 15 bulan, dari Januari 2021 hingga Maret 2022. Sumber vaksin terbesar di Indonesia dengan waktu kedatangan paling awal adalah buatan Sinovac dari China yang diperkirakan tiba secara bertahap selama Desember 2020 — Januari 2022.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan menjadi orang Indonesia pertama yang akan divaksin pada 13 Januari 2021.

Sejumlah pengamat menilai hal tersebut dapat menjadi strategi yang baik dari Kepala Negara, untuk membangun kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap keamanan vaksin Covid-19.

Lantas, apakah vaksinasi dapat membawa sentimen positif bagi kinerja pasar saham?

Kendati begitu, beberapa analis mengatakan bahwa katalis positif vaksinasi hanya akan bertahan dalam waktu jangka pendek, meskipun vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pasalnya,  kuota vaksin masih cukup terbatas atau baru diberlakukan bagi sejumlah kelompok masyarakat, dan masih dalam proses perizinan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top