Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Tempat penyimpanan minyak di Pelabuhan Richmond in Richmond, California -  Bloomberg / David Paul Morris
Premium

Harga Minyak Meroket, Saham Siapa Layak Koleksi?

08 Januari 2021 | 16:14 WIB
Emiten minyak dan gas PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Medco Energi International (MEDC) dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dijagokan di tengah kenaikan harga minyak dunia. Seperti apa prospeknya?

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak dunia semakin mendidih seiring dengan penurunan cadangan minyak Amerika Serikat dan pemangkasan produksi Arab Saudi.

Melansir Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Februari naik 0,55 persen dari hari sebelumnya ke level US$51,11 per barel di New York Mercantile Exchange pada Jumat (8/1/2021).

Pada saat yang sama, harga minyak Brent juga sempat menguat hingga 0,64 persen ke posisi US$54,73 di ICE Futures Europe. Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren positif harga minyak dunia yang telah naik selama tiga hari beruntun.

Harga minyak berjangka di New York yang terus naik tersebut terjadi setelah anjloknya jumlah cadangan minyak di Amerika Serikat.

Ellen May Institute (EMI) menilai tren penguatan tersebut melanjutkan kenaikan harga yang terjadi sejak penutupan perdagangan pada Selasa (5/1/2021). Komditas itu pun melanjutkan kenaikannya hingga hari ini. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top