Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang PT Bank Mega Tbk. (MEGA) di Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat.
Premium

Grup Salim Borong Saham Bank Chairul Tanjung (MEGA)

06 Januari 2021 | 15:43 WIB
Grup Salim melalui Indolife menjadi pemegang saham terbesar kedua di Bank Mega (MEGA).

Bisnis.com, JAKARTA - Ekspansi Chairul Tanjung, pengendali akhir PT Bank Mega Tbk. (MEGA) dalam beberapa waktu terakhir menarik Grup Salim untuk bergabung dalam lini keuangan perseroan.

Grup Salim melalui PT Indolife Pensiontama tercatat belanja saham Bank Mega (MEGA) melalui lantai bursa sebelum kalender 2020 ditutup. 

Bank Mega (MEGA) merupakan tulang punggung utama kelompok CT Corp dalam lini keuangan. Perusahaan ini juga menjadi induk konglomerasi keuangan Chairul Tanjung yang juga dikenal dengan 'Anak Singkong' ketika dilaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan. Kokohnya bisnis perusahaan terlihat dari lompatan aset dan laba dobel digit hingga kuartal III/2020 di saat perbankan lain tengah tertekan pandemi Covid-19.

Masuknya Grup Salim melalui PT Indolife Pensiontama ke Bank Mega tercantum dalam laporan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia untuk transaksi 30 Desember 2020 oleh pemegang saham di atas 5 persen. 

Dalam laporan yang dipublikasikan pada 4 Januari 2021 itu, Indolife menggenggam 422.807.744 lembar saham MEGA setelah transaksi.

Pada perdagangan 29 Desember 2020, harga saham MEGA ditutup pada level Rp7.000 sedangkan pada akhir perdagangan 30 Desember 2020, harga saham MEGA ditutup Rp7.200. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top