Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Rawan Koreksi, Saham MIKA dan INCO Layak Diserok

MNC Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rentang terkoreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (17/11/2020). MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy on weakness untuk saham MIKA dan INCO.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 17 November 2020  |  07:00 WIB
Pengunjung berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (17/11/2020) masih rentan untuk terkoreksi. MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy on weakness untuk saham MIKA dan INCO pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan, Senin kemarin (16/11), IHSG bergerak menguat tipis 0,6 persen dan ditutup di level 5,494. Kinerja tersebut melanjutkan tren positif sejak akhir pekan lalu yang mana menguat tipis 0,04 persen.

Tim analis memperkirakan, selama IHSG belum mampu menembus resistance terdekatnya di 5.520, maka pergerakan IHSG masih rentan terkoreksi untuk membentuk wave iv dari wave (v) dari wave [iii]

Adapun, level koreksi wave iv berada pada area 5,350-5,412. Sebaliknya, bila IHSG berhasil menembus resistance 5,520, IHSG saat ini sudah menyelesaikan wave iv (merah) dan sedang membentuk wave v dari wave (v) dari wave [iii] ke area 5,600.

"Level support terkonfirmasi adalah 5.381 dan 5.250 serta level resistance terkonfirmasi adalah 5.520 dan 5.600," demikian kutipan laporan tersebut pada Selasa (17/11/2020).

Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk diperdagangkan hari ini:

  • MIKA - Buy on Weakness (2,370)

Pada perdagangan kemarin (16/11), MIKA ditutup menguat 3,5% ke level 2,370 dan diikuti dengan tekanan beli yang cukup besar. Selama tidak terkoreksi kembali ke bawah 2,270, maka saat ini posisi MIKA sedang berada di awal wave B dari wave (D) pada pola triangle. Hal tersebut berarti, MIKA saat ini berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 2,330-2,360

Target Price: 2,500, 2,620

Stoploss: below 2,270

  • INCO - Spec Buy (4,500)

INCO ditutup menguat 2,7% ke level 4,500 pada perdagangan kemarin (16/11). Kami memperkirakan saat ini posisi INCO sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (iii) dari wave [c] dari wave Y. Hal tersebut berarti, selama INCO tidak terkoreksi ke bawah 4,060 maka INCO akan melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 4,370-4,470

Target Price: 4,750, 5,000

Stoploss: below 4,060

  • INDY - Buy on Weakness (1,060)

Kemarin (16/11), INDY ditutup menguat cukup signifikan sebesar 5,5% ke level 1,060. Posisi INDY saat ini kami perkirakan merupakan bagian dari wave [iii] dari wave 3 dari wave (5). Hal tersebut berarti, INDY masih berpotensi melanjutkan penguatannya terlebih dahulu.

Buy on Weakness: 1,020-1,050

Target Price: 1,100, 1,170

Stoploss: below 970

  • WSBP - Sell on Strength (197)

Pergerakan WSBP kemarin (16/11), ditutup menguat sangat signifikan sebesar 12,6% di level 197, penguatan ini juga disertai oleh tekanan beli yang sangat besar. Kami perkirakan posisi WSBP saat ini sedang berada di akhir wave [iii] dari wave 3 dari wave (C), sehingga WSBP rentan untuk terkoreksi membentuk wave [iv]. Adapun level koreksi WSBP kami perkirakan terdekat berada pada area 192 dan idealnya di 185. Level koreksi ini dapat dipergunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 197-204

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top