Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi Gedung BNI di Jakarta, 2020 - dokumen BNI
Premium

Historia Bisnis: Raksasa Rokok Buru Saham BNI (BBNI)

04 November 2020 | 20:55 WIB
PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. (BBNI) mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia pada 1996.

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) menarik perhatian investor sejak melakukan persiapan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO). 

Bisnis Indonesia edisi 4 November 1996 melaporkan bagaimana saham emiten cikal bakal Bank Sentral itu menjadi incaran investor.

Saat masa penawaran sedikitnya dua perusahaan rokok di Jawa Tengah siap membeli saham BNI dalam jumlah besar. 

Dua perusahaan rokok yang memborong saham BBNI itu adalah Pabrik Rokok Djarum dan Norojono. Keduanya merogoh dana besar untuk menjadi pemegang saham perusahaan publik itu. 

"Saya tidak dapat menjelaskan angka, yang jelas dua pabrik rokok tersebut sangat berminat dan berupaya mendapatkan saham BNI dalam jumlah besar," tulis laporan dengan judul '2 Perusahaan Rokok Siap Beli Saham BNI' itu. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top